Guru MTsN 2 Wonogiri Masuk Nominasi Grand Final Anugerah Konstitusi Guru Madrasah

Wonogiri –  Sugeng Riyanto, Guru PKn Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Wonogiri masuk Nominasi Grand Final Anugerah Konstitusi Kategori Guru MTs yang di selenggarakan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, di Bogor 9-10 Oktober 2018.

Kepala MTsN 2 Wonogiri, Mujiyono menyampaikan rasa syukur atas berbagai prestasi  salah satu tenaga pendidik di madrasah yang ia pimpin sebagai nominasi grang Final / 6 besar anugerah konstitusi bagi guru PKn tingkat nasional.

“Mudah-mudahan anugerah kontitusi ini dapat memberikan sumbangsih kepada MTsN 2 Wonogiri depannya, terutama dalam memberikan pemahaman bagi siswa tentang kontitusi. Kita juga sangat berterima kasih kepada Kepala Kankemenag Kota Bukittinggi yang selalu memberikan motivasi. Inilah kesuksesan kita bersama, Madrasah Hebat Bermatabat”, tuturnya.

Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Wonogiri, Fauzi Rohman Jauhari di temui di ruangnya, Rabu (17/10) menjelaskan, anugerah konstitusi adalah program yang dibuat Mahkamah Konstitusi bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Kementerian Agama dalam rangka memberikan apresiasi dan penghargaan kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK.

“Sesuai dengan juknis, salah satu komponen bangsa yang dipandang penting untuk mendapat pemahaman mengenai MK adalah guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Hal ini antara lain berdasar pertimbangan bahwa ada keterkaitan erat antara MK dengan Guru PKn tersebut, yakni MK mendorong terwujudnya budaya sadar berkonstitusi sedangkan para guru PKn dapat menjadi pihak yang mendidik peserta didik agar menjadi anak-anak bangsa yang memiliki budaya sadar berkonstitusi,” jelas Fauzi.

“Alhamdulillah, ini adalah prestasi yang luar biasa untuk kita semua, hal ini memberikan indikasi dan informasi bahwa bapak/ibu guru kita mempunyai kualitas yang luar biasa dan menunjukkan profesionalitas dalam mengabdi,” ungkapnya.

Peningkatan mutu pendidikan pada Madrasah menrutnya sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan seorang Kepala Madrasah, untuk melaksanakan fungsi tersebut, Kepala Madrasah memiliki tanggung jawab ganda yaitu melaksanakan administrasi sekolah sehingga tercipta situasi belajar mengajar yang baik dan memberikan kesempatan secara terbuka untuk mengikuti berbagai pelatihan dalam rangka pengembangan kompetensinya

Dijelaskan oleh Harta bahwa pentingnya keikutsertaan Guru PPKn dalam kegiatan ini dilatarbelakangi bahwa Guru PPKn dapat menjadi pihak yang mendidik siswa agar menjadi anak bangsa yang memiliki budaya sadar berkonstitusi sebagai warga negara yang baik dibawah naungan ideologi Pancasila.

Sedangan Sugeng Riyanto ketika di hubungi humas kankemenag Wonogiri memohon doa restu dan dukungannya semoga memperoleh hasil terbaik dan bermanfaat, bagi madrasah. (Mursyid_heri/rf)