Guru PAI adalah Guru Utama Yang Harus Tampil Percaya Diri

Surakarta – Kementerian Agama Kota Surakarta melalui seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Pembinaan Dinas yang diikuti oleh  Pengawas PAI dan guru -guru PAI dari tingkat SD,SMP,SMA dan SMK di aula Kantor Kemenag Kota Surakarta, Kamis ( 27/9).

Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta Musta'in Ahmad berkenan hadir dan memberikan pembinaan dinas didampingi Kasi Pakis Zarkas. Musta'in menyampaikan beberapa program kantor Kenenag Kota Surakarta termasuk menyangkut kebijakan reformasi birokrasi di kemenag Surakarta yang telah berhasil mendapatkan 5 besar terbaik.

“Birokrasi di Kemenag adalah melayani semudah mungkin, secepat mungkin dan tanpa biaya. Perubahan perilaku harus terus dilakukan dimulai dari stakeholder termasuk guru-guru PAI dengan kerja keras,kerja cerdas dan kerja ikhlas,” papar Musta'in

Lebih lanjut Musta'in mengatakan bahwa posisi guru PAI adalah posisi penting di negeri ini. Menurut Undang-undang Sisdiknas No.20 tahun 2003 GPAI adalah ujung tombak untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional.

“Guru PAI adalah guru utama yang harus berdiri tegak dan tampil penuh percaya diri,” tegas Musta'in.

Sementara itu Kasi PAKIS, Zarkasi menggaris bawahi adanya kebijakan- kebijakan pemerintah yang terus berupaya meningkatkan kwalitas PAI dan guru PAI melalui kurikulum 2013,pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi guru dan pengawas serta pemberian tunjangan profesi kepada pengawas dan guru PAI.

“Dengan adanya kebijakan-kebijakan pemerintah terkait Pendidikan Agama Islam Guru PAI hendaknya terus berupaya meningkatkan kinerja dan kwalitas pembelajaran PAI di sekolah masing-masing,” ucap Zarkasi. (myt-rma/bd)