Guru PAI pengukir karakter pendidikan anak

Rembang — Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan lembaga pendidikan yang belum masuk dalam wajar dikdas 9 Tahun. Namun animo masyarakat terhadap lembaga pendidikan formal ini begitu tinggi. Layaknya tingkat SMA, TK pun seolah sudah dianggap menjadi pendidikan wajib bagi masyarakat.

Setelah orang tua, TK menjadi wahana memberikan pendidikan dan pembelajaran utama bagi anak-anak usia dini. Para orang tua pun kini semakin menyadari penting akan pendidikan di TK, mengingat kurikulum yang diberikan semakin berkembang saja.

Salah satu pekembangan kurikulum TK tersebut adalah pendidikan agama, khususnya Islam. Dewasa ini, banyak TK yang mengajarkan moral dan perilaku sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam. Taruhlah seperti do’a-do’a harian, surat-surat Al-qur’an yang pendek, dan berbagai adab dalam keseharian.

Setelah Raudlatul Athfal (RA), pengelola TK pun kini semakin menyadari pentingnya penanaman nilai-nilai agama kepada anak-anak, mengingat anak usia 0-6 tahun merupakan usia di mana otak sedang berkembang. Sehingga pendidikan Islam yang ditanamkan pada anak-anak usia dini akan membekas dan menjadi dasar perilaku keseharian hingga ia tumbuh dewasa.

Menyikapi perkembangan dalam dunia pendidikan anak, Kementerian Agama menilai sangat perlu membentuk forum komunikasi Guru PAI pada TK (FKG-PAI TK). Kasi PAIS, Kankemenag Kabupaten Rembang Hj. Ruchbah. Ruchbah mengungkapkan pentingnya wadah ini sebagai sarana komunikasi, silaturrahim, dan diskusi mengenai perkembangan PAI pada TK di Kabupaten Rembang. Sehingga tenaga pendidik TK sekarang tak hanya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, namun juga kepada Kementerian Agama.

Ruchbah mengatakan, dengan adanya organisasi ini, tenaga pendidik TK, utamanya PAI diharapkan selalu mengembangkan pembelajaran PAI. Hal ini penting mengingat perkembangan globalisasi saat ini sangat rentan terhadap segala sesuatu yang menjauhkan masyarakat dari norma-norma agama.

Selain itu, FKG-PAI ini juga diminta untuk mempersiapkan Gebyar PAI pada TK tingkat Kabupaten Rembang yang akan berlangsung bulan mendatang. Yang terpilih sebagai pemenang berhak mengikuti ajang serupa di tingkat provinsi jawa Tengah pada 10 Mei mendatang.—Shofatus Shodiqoh