Guru PAI, Ujung Tombak Pembelajaran Agama Islam

Grobogan – Kualitas seorang guru sebagai kewajiban pendidik merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam keberhasilan pendidikan. Sebab apapun tujuan-tujuan dan putusan-putusan penting tentang perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan yang dibuat oleh para pembuat kebijakan tidak akan pernah tercapai bila gurunya tidak memiliki komitmen dan kinerja yang baik dalam menjalankan proses belajar mengajar di kelas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pendidian Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama (Kemenag) Kab.Grobogan. Roziqun saat mengatakan atas nama pelaksana acara workshop Penguatan Tugas dan Fungsi Guru PAI SD, Rabu (21/07). Bertempat di Aula rumah makan Suka Rasa Purwodadi. workshop diikuti sebanyak 50 orang peserta yang bersaal dari Guru PAI non PNS SD se Kabupaten Grobogan. Workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Pengawas PAI SD antara lain, Ahmad dan Tamzid Zamroni.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Kepala Kankemenag Grobogan, Ali Ichwan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Guru PAI adalah ujung tombak pembelajaran agama Islam di lembaga pendidikan, sebagai benteng generasi muda. tingkatkan kinerja dan etos kerja guru agama Islam landasi dengan nilai keikhlasan kepada Allah SWT.

“Bahwasannya Guru PAI memikul tanggung jawab dan juga beban yang lebih dibandingkan dengan guru mata pelajaran lainnya. Karena sikap, tindak tanduk dan sifat GPAI menjadi suri tauladan tidak hanya bagi peserta didik namun juga sesama tenaga pendidik. Sehingga kewaspadaan, kehati hatian dan juga kemampuan yang lebih harus dapat ditunjukan dan diaplikasikan dengan baik apalagi agama merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak didik yang notabene merupakan generasi penerus bangsa,” ungkap Ali.

Ditambahkannya pula, bahwa dalam proses belajar mengajar, peran guru sangatlah vital dalam mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif bagi pencapaian tujuan pendidikan. Secara sederhana, dalam suatu kegiatan pendidikan seorang guru mempunyai tugas untuk melaksanakan perencanaan tentang apa dan bagaimana suatu proses pembelajaran yang digunakan untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam rencana pembelajaran.

“Diharapkan semua guru PAI lebih bersyukur dan menikmati tugasnya karena pemerintah telah memberikan penghargaan dan tunjangan yang besar, agar guru lebih profesional dan bermartabat, sehingga akan ada peningkatan berkualitas,” imbuhnya.

Dengan adanya pelbagai pelatihan yang dilakukan kualitas Guru PAI akan semakin membaik sebab beragam inovasi pembelajaran akan diberikan sehingga nantinya diharapkan dapat membentuk karakter keagamaan dan kepribadian peserta didik yang lebih kuat.

“Untuk mewujudkan hal terebut semua ada dipundak para Bapak / Ibu Guru khususnya, maka dari itu saya berharap kepada semua peserta workshop untuk bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai, sehingga benar-benar memperoleh ilmu pengetahuan dan pengalaman baru, yang nantinya bisa diaplikasikan dalam tugas pokok dan fungsinya di tempat tugas masing-masing,” harapnya. (bd/gt)