Guru Perlu Bercermin pada Pedagang

Purbalingga – Guru di madrasah memiliki tanggung jawab terhadap peserta didik tidak hanya sebatas menyampaikan pelajaran kepada mereka saja. Memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para peserta didik di madrasah juga menjadi salah satu dari tanggung jawab guru yang benar-benar harus diperhatikan. Sejak menit pertama peserta didik masuk madrasah, guru harus menyambut para peserta didik dengan senyuman hangat yang mengalirkan semangat untuk belajar. Pelayanan awal yang ramah akan membuat suasana belajar semakin ceria.  Sehingga kegiatan belajar mengajar  di kelaspun menjadi menyenangkan. Hal tersebut disampaikan Kasi Pendidikan Madrasah, Sudiono dalam kegiatan Silaturahmi dan Pembinaan Guru RA/BA/TA dan MI se-Kecamatan Kutasari di Aula Lokawisata Purbasari Pancuran Mas Purbayasa Kecamatan Padamara, Kamis (26/07).

“Guru Madrasah jangan kalah ramah dengan bakul jajanan yang mangkal di madrasah. Mereka datang lebih awal, memberikan pelayanan yang sangat ramah sehingga anak-anak tertarik dengan aneka barang dagangannya. Guru madrasah harus lebih dari itu, karena mempunyai tanggung jawab dunia dan akhirat,” ujar Sudiono.

Kepada 165 guru yang hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Sudiono berpesan agar mereka tidak menjadi pembohong publik.

“Jangan sampai guru madrasah menjadi pembohong publik. Madrasah kita itu berciri khas Agama Islam. Jangan sampai perilaku kita tidak Islami. Cara berpakaian, cara mendidik dan cara bersikap kita harus mencerminkan ke-Islam-an kita. Tidak hanya di madrasah tetapi juga di lingkungan sekitar kita. Jika di madrasah ada ekstra Tahfidzul Qur'an gurunya juga harus hafal Al Qur'an. Tidak hafal, ya belajar,” ajaknya penuh semangat.

Ia menandaskan agar guru-guru di madrasah bisa menyesuaikan diri dengan karakter madrasah yang Islami dan Qurani. Selain menjadi contoh bagi anak-anak peserta didik juga menjadi uswah atau contoh di masyarakat. Apalagi guru adalah sosok yang selalu disorot oleh masyarakat terutama wali siswa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Karsono pada kegiatan tersebut juga menyampaikan sambutannya. Ia berharap agar semua guru di madrasah senantiasa berbenah diri, berinovasi dan berkreasi untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas madrasah.

“Mari kita jaga kepercayaan masyarakat yang sudah terlanjur cinta dengan pendidikan madrasah yang berbasis agama. Sehingga cita-cita madrasah hebat dan bermartabat dapat tercapai. Upaya menghadapi tantangan zaman dan memenuhi permintaan masyarakat pun dapat terealisasi,” ajak Karsono.

Pembinaan serupa dilakukan Seksi Pendidikan Madrasah secara bergilir kepada guru-guru PNS/Non-PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga hingga awal tahun pelajaran 2018/2019 ini. (sar/gt)