H. Habib Masduki Terpilih Sebagai Ketua FKPP Sragen

Sragen – Suatu hal yang tidak terlepas dalam wacana pendidikan di Indonesia adalah Pondok Pesantren. Ia adalah model sistem pendidikan pertama dan tertua di Indonesia. Keberadaannya mengilhami model dan sistem-sistem yang ditemukan saat ini. Ia bahkan tidak lapuk dimakan zaman dengan segala perubahannya.

Meski demikian, khususnya di Sragen koordinasi antar pondok pesantren yang ada selama ini kurang begitu terasa. Untuk semakin mengkoordinasikan Pondok Pesantren di Sragen dibentuklah Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Sragen (FKPP) Rabu, (12/04). Pembentukan FKPP difasilitasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen dan bertempat di aula setempat.

Terpilih sebagai ketua FKPP masa khidmah 2017-2021 dalam musyawarah yang diikuti perwakilan pengasuh pondok pesantren se Sragen tersebut H. Habib Masduki pengasuh Pondok Pesantren Banu Saudah Sragen.

Dalam sambutan pengarahannya, Kakankemenag Sragen melalui Kasi PD Pontren, Fahrudin menyampaikan bahwa sebenarnya FKPP sudah lama ada hanya saja belum aktif.

“Sebenarnya FKPP itu sudah lama ada namun belum begitu aktif, untuk itu saya harapkan kepada kepengurusan ini untuk berinovasi untuk menggerakkan roda organisasi”, kata Fahrudin. Kasi PD Pontren berharap agar para pengurus aktif mengadakan pertemuan.

Keberadaan pesantren di Sragen memang belum sebesar di pesisir utara. Namun dalam perkembanganya menunjukkan peningkatan yang cukup siginifikan, hanya saja keaktifan pondok pesantren masih perlu ditingkatkan.

“Dalam data EMIS Kabupaten Sragen terdapat sekitar 150 an pondok, namun yang aktif dalam kegiatan Kankemenag Sragen masih sekitar 50%, untuk itu FKPP diharapkan mampu menjembatani hal ini,” pinta Fahrudin.

Sementara itu Ketua FKPP terpilih, H. Habib Masduki yang juga Kepala MTs Maarif Gesi saat diminta menyampaikan pidato setelah terpilih dirinya, meminta kepada segenap pengasuh pondok pesantren untuk bersama sama mengaktifkan FKPP dan aktif berkoordinasi dengan Kemenag maupun Pemda.

“Kami harapkan semua pengurus FKPP bisa semakin aktif dan intensif dalam menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah, baik Kemenag maupun Pemda,” ujarnya.

H. Habib Masduki menyanpaikan bahwa akan segera membetuk susunan pengurus agar selanjutnya dapat melaksanakan rapat kerja untuk menentukan program kerja selama 5 (lima) tahun kedepan.

“Dalam waktu dekat, setelah kepengurusan ditetapkan akan kita adakan rapat kerja, agar langkah kita semakin jelas” tambahnya.

Keberadaan pondok pesantren di Sragen yang semakin lama semakin banyak jumlahnya, juga diharapkan semakin berkualitas sehingga bisa semakin memberikan warna atau nilai-nilai keislaman warga Sragen. (ira1/ Wul)