H. Subadi : Jadikan Momentum Hari Keluarga Nasional Sebagai Penguatan Fungsi Keluarga

Wonogiri – Diharapkan momentum peringatan Harganas ini dapat membuka nurani keluarga dan masyarakat Indonesia untuk lebih memberikan perhatian terhadap peran dan fungsi masing-masing anggota keluarga, baik sebagai ayah, ibu ataupun sebagai anak dalam suasana komunikasi dan interaksi yang harmonis yang pada akhirnya akan memberikan ketahanan keluarga yang lebih baik.

Peringatan hari keluarga nasional menjadi wadah untuk meningkatkan kembali akan pentingnya arti keluarga bagi kita semua. Kunci harmonisasi keluarga itu ada pada komunikasi dan interaksi semua komponen keluarga. Harmonisasi yang baik akan menciptakan ketahanan keluarga.

Hal tersebut di sampaikan Ka. Kankemenag Wonogiri, H. Subadi ketika menghadiri acara Resepsi peringatan Hari Keluarga Nasional ke 24 dan Hari Anak Nasional yang berlangsung di Pendopo Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (9/8) yang di hadiri Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri, Forkompinda, Kepala SKPD, Toga Toma dan Forum Anak.

Seperti di ketahui bahwa tema yang diangkat pada peringatan Harganas XXIV Tahun 2017 ini adalah “Dengan Harganas Kita Bangun Karakter Bangsa melalui Keluarga yang Berketahanan”. Sedangka Tema Hari Anak 2017 adalah “Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga” dengan pesan utama ‘Saya Anak Indonesia, Saya Gembira”.

Tema itu dilatarbelakangi perlunya kesadaran keluarga Indonesia untuk mengasuh anak. Keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian seorang anak. Serta membuka nurani keluarga dan masyarakat Indonesia untuk lebih memberikan perhatian terhadap peran dan fungsi masing-masing anggota keluarga,

Peluncuran Kartu Identitas Anak (KIA)

Bersamaan dengan acara tersebut Pemerintah Kabupaten Wonogiri meluncurkan KTP anak. Peluncuran kartu yang disebut sebagai Kartu Identitas Anak (KIA) ini dilakukan pada Resepsi peringatan Hari Keluarga Nasional ke 24 dan Hari Anak Nasional yang berlangsung di Pendopo Dinas Bupati Wonogiri.

Pada peluncuran ini Sebanyak 32 ribu lebih keping KIA di Kabupaten Wonogiri  diserahkan secara simbolis oleh Bupati Wonogiri kepada perwakilan anak.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo menyampaikan KIA merupakan bentuk perhatian keluarga ataupun orang tua terhadap  anak dengan memberikan jaminan aspek legalitas hukum administrasi kependudukan, dengan segala manfaat yang dimiliki.

“Kartu Identitas Anak (KIA) menjadi identitas yang sah secara hukum bagi anak-anak usia 0-17 tahun. Sementara bagi penduduk yang telah berusia diatas 17 tahun, dijamin dengan adanya Kartu Tanda Penduduk,” ujarnya. (Mursyid_Heri/Wul)