Halal Bi Halal dan Workshop IGRA Kabupaten Temanggung

Temanggung – Untuk meningkatkan tali silaturahim antar guru Raudlatul Athfal se Kabupaten Temanggung serta untuk meningkatkan mutu pendidikan di Raudlatul Athfal (RA), PD. IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal) Kabupaten Temanggung menyelenggarakan acara Halal bi halal dan Workshop “Membuka Kelas dengan Asyik,” bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Selasa  (08/06).

Selaku Ketua IGRA Kabupaten Temanggung, Tutik  Hariyanti dalam laporannya menyampaikan tema workshop “ Membuka Kelas yang Asyik dan Menyenangkan “ dengan pengisi materi kang Deden (Gurame). Kegiatan  ini merupakan sebagian dari persiapan untuk KBM pembelajaran tatap muka di tahun pelajaran 2021/2022 jika pandemi sudah kondusif. Sedangkan tema Halal Bi halal adalah “Sucikan Hati Eratkan Silaturahmi Dimasa Pandemi” oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.

Kegiatan ini merupakan program kerja PD. IGRA Kabupaten Temanggung di tahun 2021. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 55 orang  dengan  tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung H. Ahmad Muhdzir, dalam pembukaan dan pembinaannya menyampaikan bahwa lembaga RA telah terbukti memainkan peran sekaligus memberikan kontribusi penting dalam upaya perbaikan sumber daya manusia Indonesia khususnya anak usia dini.

Beliau menyampaikan bahwa sistem pendidikan RA mempunyai kelebihan dan keunggulan sebab, sekarang RA bukan lagi menjadi alternatif sekolah TK. Tapi RA adalah pilihan masyarakat dan primadona, dimana mereka memasukkan anak untuk bekal dan mengenalkan agama Islam sejak dini. RA merupakan pondasi pendidikan yang kuat untuk mempersiapkan generasi bangsa yang iman, taqwa, sehat, ceria, peduli lingkungan, kreatif, soleh dan solehah.

“ Kepada Guru Raudhatul Athfal yang tergabung di IGRA untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikanya, bisa menarik perhatian masyarakat agar bersedia menyekolahkan anaknya di Raudhatul Atfal (RA) dan IGRA harus bisa menunjukan kualitasnya agar kepercayaan masyarakat kepada RA bisa meningkat sehingga banyak masyarakat yang menyekolahkan putra-putrinya di RA,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakan pandemi corona masih menyerang dunia hingga detik ini, namun jangan dijadikan sebuah alasan untuk tidak melakukan silaturahmi dengan orang lain, karena ada cara untuk tetap menjalin silaturahmi.

Kemajuan teknologi masa kini seperti internet dan sosial media dapat dijadikan alternatif untuk menjalin silaturahmi di masa pandemi corona. Sebab, salah satu jalan menuju surga adalah dengan mempertahankan untuk menjalin silaturahmi berkelanjutan.

Selain menjaga hubungan yang baik, persaudaraan harus disatukan kembali jika ada hubungan yang terputus. Silaturahmi memiliki tujuan untuk menutupi tali persaudaraan yang telah putus sebelumnya, karena bagian dari kekuatan Islam adalah amal jama’i (persatuan). (sr/bd)