Hampir 50% Gelang Barcode Embarkasi Solo Terselesaikan

Boyolali (PHU) – Seluruh jemaah haji Indonesia akan dibekali dengan dengan tiga jenis gelang yaitu gelang stainless (dari Kementerian Agama), gelang kesehatan (dari Kementerian Kesehatan), dan gelang maktab (saat di tanah suci). Sejak tahun 2017, selain dari ketiga gelang tadi, jemaah haji Indonesia dan jemaah haji dari seluruh dunia juga akan menerima gelang barcode yang memuat semua data dan informasi tentang Jemaah haji.

Gelang barcode merupakan kebijakan baru dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dan dipakai calon jemaah haji sejak akan berangkat. Seluruh calon jemaah haji Embarkasi Solo akan menerima gelang barcode saat berada di Embarkasi menjelang keberangkatan.

“Penggunaan gelang terkait kebijakan pemerintah Arab Saudi sebagai tindak lanjut kebijakan sistem e-hajj. Gelang tersebut terdapat kode barcode yang terkoneksi dengan seluruh informasi data elektronik haji pada sistem Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi,” disampaikan M. Fahmi selaku Kasi Gelang Satuan Tugas (Satgas) PPIH pada Embarkasi Adi Soemarmo, Minggu (22/07).

Dijelaskannya bahwa dalam proses pembuatan gelang barcode bagi seluruh calon jemaah haji, perangkat yang digunakan berasal dari Arab Saudi. Seperti bahan kertas, printer serta catridge khusus pada printer yang hanya didapatkan di Arab Saudi. Pada Embarkasi Solo menggunakan 2 buah printer dalam pencetakannya.

“Kendala di pihak kita yaitu dikarenakan keterbatasan dari bahan yang ada, sehingga satgas yang bertugas dalam proses pembuatan gelang ini sangat berhati-hati dan meminimalisir kesalahan dalam pencetakannya dan juga sistem pencetakan gelang barcode tidak urut dengan pramanifest kloter jemaah haji tetapi berdasarkan urutan visanya,” tandasnya.

Fahmi menceritakan terkait proses dalam pembuatan gelang barcode, dimana dengan keterbatasan personil yang ada pada seksinya terkadang mereka harus kerja lembur untuk menyelesaikan gelang pada tiap kloter.

“Sampai saat ini gelang bagi calon jemaah haji Embarkasi Solo, sudah tercetak sampai dengan kloter 47,” jelas Fahmi. (djs/gt).