Hanya Petugas Terbaik yang Akan Lolos Seleksi Petugas Haji 2019

Salatiga – Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Salatiga, menggelar seleksi tes calon petugas haji 1440 H/2019 M. Seleksi tes calon petugas haji di Kota Salatiga dilaksanakan sesuai dengan jadwal, pada Senin (25/2), di aula Kemenag Kota Salatiga. Tes selesi diikuti lima orang dengan rincian 4 orang quota TPHI dan 1 orang petugas PPIH Arab Saudi.

Seleksi ini dilakukan secara berjenjang, dari kantor Kemenag kab/kota hingga kanwil.

Hadir membuka pelaksanaan tes secara langsung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Fahrudin, didampingi ketua panitia pelaksana, Kasubag TU, Muhammad Sholeh Mubin dan Kasi pada bidang Haji dan Umroh Retno Worowidati.

Kepala Kemenag Kota Salatiga, Fahrudin mengatakan, petugas haji terbagi menjadi dua kelompok. Pertama petugas yang menyertai jemaah atau petugas kloter, kedua petugas yang tidak menyertai jemaah haji atau PPIH Arab Saudi yang dikenal dengan sebutan non kloter. Dan seleksi dilakukan secara bersamaan.

“Penyelenggara haji membutuhkan para petugas terbaik yang bisa memberikan pelayanan, pembinaan, perlindungan kepada jemaah. Karenya, proses seleksi kami lakukan sebaik mungkin untuk mendapatkan petugas terbaik,” tandas Fahrudin.

Fahrudin menghimbau kepada para peserta untuk mengikuti prosedur tes dengan baik, dan jika nantinya lulus dalam tes seleksi dapat mempersiapkan diri dengan matang untuk menjadi pelayan umat jemaah haji 2019.

Kepala Kemenag juga menyampaikan bahwa tahun ini para peserta memiliki kesempatan yang cukup besar mengingat kuota pada tahun ini cukup banyak. Adapun alokasi petugas haji untuk Kota Salatiga pada tahun ini yaitu sebanyak 1 TPHI dan PPIH Arab Saudi 15 orang untuk Provinsi. Dengan banyaknya quota petugas haji ini Fahrudin berharap akan ada peserta dari Salatiga yang lolos.

“Mudah-udahan tahun ini akan ada peserta dari Salatiga yang lolos sebagai petugas,mengingat quota untuk provinsi juga bertambah,” harapnya.

Seleksi kab/kota diikuti ASN kantor Kemenag, termasuk Penghulu, Kepala KUA, ASN Kemenag. Tahapan tingkat kota meliputi seleksi administrasi dan seleksi kompetensi/tes tertulis. Sedang seleksi tingkat Provinsi berupa tes kompetensi berbasis CAT dan wawancara dan/atau praktek. Usai mengikuti seleksi untuk tingkat kota, peserta yang dinyatakan lolos akan ikut untuk tingkat Provinsi 5 Maret mendatang.(KK/Sua).