Hidayat Maskur bersama Forum Bhinneka Tunggal Ika ajak masyarakat menguatkan dan menggali kembali nilai Pancasila

Surakarta – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Hidayat Maskur memberikan dukungan dan mengikuti kegiatan Seminar Nasional (16/06) dengan tema “Merajut Kebhinekaan Pada Nilai-Nilai Pancasila Untuk Mewujudkan Kota Solo Yang Aman dan Kondusif”. Kegiatan diselenggarakan oleh Forum Bhinneka Tunggal Ika Kota Surakarta diiikuti oleh tokoh lintas agama dan menghadirkan beberapa materi diantaranya dari Polresta Surakarta, Korem 074 Warastratama, Kesbangpol Surakarta serta tokoh agama.

Hidayat mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bermunajat, memanjatkan doa pada Allah SWT Tuhan YME. Dalam pembacaan doa, Hidayat mengungkapkan masih banyak orang terpengaruh hasutan dan rayuan, bahkan untuk mengganti ideoloi Pancasila dengan idiologi lain yang belum perna diterapkan dan dicontohkan. “Sementara para pendahulu kita telah mewarisi idioologi Pancasilasebagai idioloi pemersatu bangsa dan terbukti mampu merekatkan persaudaraan dengan ke anekaragaman suku, bahsa atau budaya,” tuturnya. Hidayat memanjatkan doa bersama peserta agar diberikan pemahaman yang benar bagi penerus bangsa, dan tetap menjaga nilai luhur Pancasila demi keutuhan NKRI.

Sementara itu, Musyafiq,Ketua Forum Bhinneka Tunggal Ika Kota Surakarta menjelaskan bahwa kegiatan disuport dan difasilitasi oleh Polda Jawa Tengah. ”Kami bangga bisa mengadakan seminar nasional, masih di bulan Juni kita peringati hari lahir pancasil, sehinga tepat untuk didakan acara ini untuk mewujukan kondisi aman dan kondusif sebagai tanggungjwab dan peran kita bersama,” jelasnya. Musyafiq menyampaikan bahwa kondisi aman didukung kerukunan toleransi dan saling menghormati, dengan semua perbedaan dan potensi yang ada supaya bisa saling kerjasama dan simbiosis mutualisme serta bisa menghasilkan karya yang baik dalam masyarakat.

Pemateri dalam kegiatan ini, antara lain : Ngafifudin Muhtar, Wakasat Intelkam Surakarta ; Erwandarno, Kasat Intel Korem 074, Tokoh Agama Al Munawar dan Sholahudin Aly.

“Untuk menciptakan hal tersebut perlu langkah kongkrit salah satunya merajut kebhinekaan dalam nilai Pancasila,” ujarnya Musyafiq. Ia mengajak peserta untuk menguatkan dan menggali kmbali nilai -nilai Pancasila yang sempat terkoyak oleh perkembangan zaman dan kepentingan partial yang merusak kedamaian dan kondusifiitas.Kegiatan diakhiri dengan Deklarasi untuk brsama menjaga kedamaian dan kondusifitas dalam ideologi pancasila. (may/bd)