Hilal di Bawah 0 Drajat, Maka Rukyatul Hilal Tidak Dapat Melihat Bulan

Batang – Agenda penting Kemenag Kab. Batang di akhir Ramadhan ini menggelar kegiatan rukyatul hilal untuk melihat bulan sebagai tanda pergantian bulan sebagai penentu tanggal 1 Syawal yang merupakan hari raya Idul Fitri di Pelabuhan Batang pada Selasa, (11/05) kemaren sore. Hadir pada kegiatan itu Kepala Kantor Kemenag, Ka.Sub. Bagian TU, Kasi Bimas Islam, Kabag. Kesra Setda Batang, Pengadilan Agama Batang, MUI, Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh serta seluruh perwakilan ormas Islam.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Batang H.M Aqsho dalam sambutannya mengatakan bahwa rukyatul hilal ini merupakan perintah dari pusat karena urgensinya cukup tinggi, masyarakat sangat berkepentingan sekali dengan hasil rukyatul hilal karena menentukan hari raya Idul Fitri.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada tim rukyatul hilal yang hari ini dapat melaksanakan tugasnya sebagaimana awal bulan lalu, semoga kegiatan ini tidak hanya karena perintah dinas, namul lebih dari itu kegiatan ini dapat dicatat oleh Allah SWT sebagai sebuah amal kebaikan yang yang akan mendapat balasan dari Allah SWT, “ kata H.M. Aqsho.

Dia juga menyampaikan ucapan terimaksih pada para pejabat baik dari Kesra Setda Batang, Pengadilan Agama, MUI serta seluruh Kepala KUA,Penghulu,Penyuluh serta seluruh Ormas Islam yang sudi menghadiri undangan kami untuk menyaksikan secara langsung jalannya rukyatul hilal di Kabupaten Batang .

Sementara itu salah satu tim rukyatul hilal Abdul Kafi dalam keteranganya mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan peralatan maupun menentukan hasil observasinya kondisi dan keadaan empiris dari posisi matahari, dan bulan di sore itu.

“ Ijimak akhir bulan Ramadhan 1442 pada Rabu Pon tanggal 12 Mei 2021 besuk pada pukul 02.00,19 WIB, matahari terbenam satu hari dari ijtimak yaitu Selasa Pahing, 11 Mei 2021 sekarang ini pada pukul 17.32.30 menit,” kata Abdul Kafi.

Dia juga menjelaskan umur hilal, lama hilal tinggi hilal serta azimuth hilal dimana dijelsakan secara rinci secara hisyab yang telah dilakukan obsevasinya bersama tim.

“ Dari data-data yang saya sampaikan itu, dimana didapati bahwa tinggi hilal pada saat ini adalah -40 321 04” atau tepatnya dibawah 00 maka dimungkinkan seluruh Indonesia yang melaksanakan rukyatul hilal dipastikan tidak dapat melihat hilal, sehingga 1 Syawal 1442 H jatuh pada hari Kamis Wage tanggal 13 Mei 2021 M, “ tegasnya. (Zy) .