Hindarkan Perbuatan Yang Dapat Merusak Pahala Puasa Ramadhan

Kudus – 21/5  Dalam rangka meningkatkan  keimanan dan kwalitas kinerja ASN, Kementerian agama Kabupaten kudus mengadakan kegiatan pengajian  pada  setiap bulan ramadhan  yang diikuti  oleh pegawai  yang di Prakarsai oleh seksi Bimas  Islam dengan melibatkan penceramah dari unsur  Kepala Kantor, Kasi, Kepala KUA dan  Pengawas sesuai jadwal yang telah ditentukan.  

Kegiatan  pada bulan ramadhan ini dilaksanakan mulai  hari kamis ( 17/5 ) sehabis shalat dhuhur (kecuali hari jum’at dan hari libur)  bertempat di Mushola Al Ikhlas  Kemenag .

Puasa bukanlah sebuah hambatan untuk meningkatkan kualitas kinerja, dan agar dapat  menjalankan puasa dengan benar maka kita memerlukan petunjuk yaitu kitab Alqur’an dan Hadist. Karena terbatasnya  manusia  yang mampu  memahami kedua petunjuk  tersebut. Salah satu cara efektif agar kita  mampu memahami dan mempedomani petunjuk hidup adalah dengan mengikuti majelis taklim.

Hal hal yang merusak pahala ramadhan sepatutnya kita ketahui sebelum puasa ramadhan tiba Hal ini sebagai prinsip dasar ketika kita ingin mencapai tujuan yang sempurna dalam mendapatkan puasa ramadhan.

Pada hari puasa yang ke 5 ini, Ali Hasan dengan tema “ Perbuatan yang bisa merusak pahala puasa Ramadhan  “,

“Dalam ceramahnya Ali Hasan mengatakan bahwa  ibadah puasa merupakan salah satu ibadah yang sangat mulia. Disamping itu ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai  taqwa dan salah satu sebab  untuk mendapatkan ampunan, pelipatgandaan kebaikan serta pengangkatan derajat. Oleh karena  itu kita perlu mempersiapkan dengan niat yang ikhlas dan penuh kesabaran dalam menjalankan. Agar kita bisa menjalankan puasa dengan sempurna  maka kita harus bisa  menghindari hal hal yang  bisa merusak pahala puasa  kita”.ucap Ali hasan.

Dikatakan ada  5 perbuatan  yang bisa merusak pahala puasa kita yaitu  : Berkata tidak jujur, Ghibah, bersumpah palsu, mengadu domba dan melihat dengan syahwat.

Di akhir tausiyahnya Ali Hasan mengajak “mari kita bersama  untuk menjalankan ibadah puasa yang  sempurna  dengan  menghindari perbuatan perbuatan yang dapat mengurangi nilai pahala puasa kita”. ( St.Zul/wwk/bd)