Hotser Goes To School Kunjungi MIN 3 Tegal

Tegal (Slawi)- Ada yang berbeda pada peringatan tahun baru Islam di MI Negeri 3 Tegal tahun ini. Pada rabu pagi (12/9) MIN 3 Tegal mendapat tamu istimewa yaitu askar kauny yang tergabung dalam HOTSER (Hafiz On The Street) dalam acara “ Hotser Goes To School”. Bertempat di halaman MI Negeri 3 Tegal, Hotser, guru, dan seluruh siswa MIN 3 Tegal mengikuti khotmil quran binnadhor sebanyak 4 x 30 Juz. Walau dengan fasilitas seadanya, semua khusyu membaca alquran selama kurang lebih satu jam lamanya dipandu oleh guru bidang kesiswaan. Selain khotmil quran, ada juga acara bakti sosial yang ditujukan khusus untuk anak yatim yaitu pemberian santunan kepada anak yatim yang ada di MIN 3 Tegal dengan dana dari sumbangan siswa – siswi dan guru. Ada sepuluh siswa yatim yang mendapat santunan pada saat itu. Di akhir acara hotser mensimulasikan bagaimana belajar menghafal alquran dengan mudah dan menyenangkan. Hotser adalah komunitas penghafal alquran dengan metode MASTER (menghafal alquran semudah tersenyum). Panitia memang sengaja mengundang komunitas tersebut untuk meningkatkan minat menghafal quran bagi siswa MIN 3 Tegal. “ Kami mengundang komunitas Hotser agar para siswa dapat terinspirasi untuk ikut mencintai dan menghafal quran. Mereka terbukti mampu menghasilkan para hafiz dan hafidzah di berbagai wilayah di Indonesia” kata Edy Junaedi selaku ketua panitia. Siswi Yulaida sebagai senior di program Master yang didapuk mengisi acara tersebut mampu menghipnotis peserta. “ Ada tiga syarat menghafal Alquran dengan metode Master yaitu isyarat tangan, suara yang lantang, dan jangan lupa tersenyum, “ katanya mengawali training. Dengan gayanya yang khas semua siswa mengikuti gerakan yang dilakukan oleh Siswi, panggilan akrabnya. Gadis asal Lampung yang baru seminggu menginjakkan kaki di Tegal itu dengan lihai mengajarkan bagaimana cara menghafal alquran dengan mudah dan menyenangkan. Para siswa pun dengan antusias mengikutinya dengan riang gembira. Sesuai dengan namanya, metode master ini memang sangat menyenangkan karena menyatukan antara hafalan dan gerakan tangan sehingga tidak membosankan.(gus27)