Humas Kemenag Wajib Kuasai IT

Salatiga – Humas Kementerian Agama yang merupakan corong dan sumber informasi yang dapat menentukan baik buruknya citra institusi Kementerian Agama. Sebagai sumber informasi, humas sebaiknya memberikan informasi tentang kinerja dan program kerja dari institusi kita Kementerian Agama. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Fahrudin saat membuka Rakor Kehumasan dihadapan 40 Pengelola kehumasan dan kontributor Kota Salatiga di Aula Kemenag Kota Salatiga, Kamis (27/12).

“Pengelola humas harus menguasai IT karena semua informasi yang masuk harus melalui IT dalam menghadapi perkembangan teknologi, jika kita menunggu informasi secara manual maka kita akan ketinggalan,“ kata Fahrudin.

Selanjutnya Fahrudin berharap para pengelola kehumasan agar cerdas melihat momen dan jangan melewatkan momen agar semua informasi yang bisa mengakat citra baik Kementerian Agama bisa diangkat. Pengelola kehumasan juga harus cerdas menangkap kebutuhan masyarakat terkait informasi yang lagi viral di media.

Yang tidak kalah pentingnya, dia mengingatkan perlunya menjalin kerjasama dan menjaga hubungan baik dengan berbagai awak media, baik media cetak maupun media online. ”Dengan adanya koordinasi yang baik dengan wartawan, maka kita bisa bersinergi dalam mempublikasikan informasi  tantang instansi kita. Hal ini juga bisa mengontrol berita tersebut sebelum diangkat ke media,” lanjutnya.

Dsampaikan Fahrudin, kontribusi berita pada website Kemenag harus kita perhatikan karena website berita merupakan media informasi yang pengelolaanya senantiasa mendapat pemantauan langsung dari masyarakat maupun lembaga pemerintah. Di samping itu juga untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pada website Kanwil Kemenag, bahkan diharapkan pengiriman beritanya dapat melebihi standar minimal yang telah ditetapkan oleh Biro Humasdatin. Oleh karena itu dimohon di masing masing seksi, KUA dan madarasah untuk mengirimkan kontribusi beritanya sehingga Kemenag Kota Salatiga mampu berperan di bidang kehumasan karena sudah mempunyai wadah pengisian berita.

Terakhir Fahrudin mengingatkan untuk tidak takut berhadapan dengan pimpinan jika ada yang dibutuhkan dan mau dikomunikasikan terkait perbaikan informasi kita kedepan. (KK/gt)