Ibadah Haji dibutuhkan Fisik yang Prima

Kebumen – Ratusan Calon Jamaah Haji dari Kebumen mendapatkan pengarahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Imam Tobroni dalam kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh di Masjid Agung Kebumen, Rabu (26/4).

Imam Tobroni memastikan bahwa seluruh jamaah calon haji bisa diberangkatkan ke tanah suci sepanjang telah melunasi BPIH.

‘Bapak ibu jangan khawatir, sepanjang telah melunasi BPIH maka akan bisa berangkat ke tanah suci Mekkah,” katanya.

Sebagaimana Keputusan Dirjen Haji nomor 140 tahun 2017, teknis pelunasan BPIH tahun 2017 dibagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama tanggal 10 April sampai dengan 5 Mei 2017, sedangkan tahap kedua mulai tanggal 22 Mei hingga 2 Juni 2017.

Menurut Kasi PHU H Nasir, perkiraan jumlah calon jamaah haji kabupaten Kebumen yang berhak lunas tahun ini adalah 1029 orang, untuk lunas tunda tahun sebelumnya 29 orang, dengan cadangan 39 orang.

Kepala Kantor lebih lanjut memberikan pengarahan kepada jamaah calon haji Kebumen tentang berbagai permasalahan yang biasa  dihadapi jamaah di tanah suci nanti.  Diantaranya adalah kemampuan berkomunikasi, jumlah jamaah calon haji yang padat sehingga memungkinkan berdesak-desakkan sewaktu pelaksanaan ibadah haji.

Dia juga menyampaikan perbedaan tentang adat istiadat atau budaya arab, dia mencontohkan bahwa orang indonesia terbiasa kalau jalan berada di sebelah kiri, tapi di arab orang berjalan di sebelah kanan. “Untuk itu bapak ibu perlu menyesuaikan diri,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kantor juga lebih memfokuskan kepada Jamaah Calon haji agar senantiasa menjaga kesehatannya, terutama kesehatan fisiknya. Hal ini karena sebagian besar kegiatan ibadah haji adalah pekerjaan fisik sehingga diperlukan tubuh dengan stamina yang prima. “Bapak ibu supaya selalu menjaga kesehatannya baik ketika sebelum berangkat maupun setelah sampai di tanah suci nanti,” pungkasnya.(pt/Af)