IGRA Purbalingga Meriahkan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2017

Purbalingga – Ikatan Guru Roudathul Athfal (IGRA) Kabupaten Purbalingga selalu ada dalam berbagai  kegiatan, baik kegiatan yang ada di Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga  maupun kegiatan dengan Pemerintah Daerah Purbalingga. Sebagaimana pada Senin (3/4), IGRA yang bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI)  menyuguhkan Tari Tepak-tepak Putri dalam pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati Purbalingga Cup Tahun 2017.

Dijelaskan oleh Ketua IGRA Purbalingga, Khotimah S.PdI bahwa penampilan Tari Tepak- tepak Putri pada pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati Purbalingga Cup Tahun 2017, terlihat sangat rapi dan kompak dengan jumlah penari sebanyak 136 orang yang mengenakan kostum merah menyala. Khotimah yang juga akrab disapa dengan panggilan bu Khot berharap bahwa tarian yang terbilang sederhana gerakannya ke depannya agar para penari bisa memberikan latihan tarian Tepak-tepak Putri kepada anak didiknya di RA/BA masing-masing, sekaligus mengembangkan bakat dan seni para pendidik serta menghidupkan seni dan budaya tradisional.

Selanjutnya saat dikonfirmasi terkait prestasi IGRA Purbalingga, Khotimah menyampaikan bahwa IGRA Purbalingga  terus meningkatkan kompetensi para pendidik dan sudah terbukti bahwa sejumlah guru dan IGRA berhasil meraih prestasi dalam lomba tingkat nasional. Dia juga menambahkan bahwa paduan suara IGRA sering sering tampil pada acara di tingkat kabupaten, Pemda Purbalingga memberikan apresiasi baik serta dukungan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh IGRA Purbalingga.

“Sudah banyak prestasi yang kita dapatkan, antara lain kita pernah dapat juara 1 tingkat nasional tari kreasi baru tahun 2015, pernah mewakili Jawa Tengah pada Lomba Cerita Berpasangan dalam  Porseni Guru IGRA Nasional. Serta paduan suara IGRA Purbalingga beberapa kali tampil seperti dalam kegiatan MHQ Jawa Tengah di Purbalingga, kegiatan HUT PGRI dan Hari Guru tingkat Kabupaten Purbalingga,” tambahnya.

Sementara itu Sekretaris IGRA Kabupaten Purbalingga, Lailatul Khasanah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa menurut pelatih tari, Fetri Utami dari Purwokerto Tari Tepak-tepak Putri mengandung filosofis Islam yang bertujuan mensyiarkan Agama Islam melalui seni tradisional. “Bahwa dalam syair dan musik tradisional garapan Ki Bagong Kusudiarjo yang mengiringi Tarian itu menceritakan tentang indahnya Syurga dan sakitnya siksa neraka,” jelasnya. (sf/gt)