Ikhtiar Menyukseskan Kompetisi Sains Nasional MAN Batang Mengundang MAN Kab. Pekalongan Untuk Bertukar Pengalaman

Batang  –  Untuk menambah pengetahuan tentang tata cara dan strategi yang harus dihadapi oleh calon peserta Kompetisi Sains Nasional (KSN), MAN Batang mengundang tim KSN yang lebih berpengalaman dari MAN Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (29/05) yang lalu. Hadir dalam acara itu Kepala MAN Batang, Kepala MAN Kab. Pekalongan bersama tim KSNnya, dan seluruh tim KSN MAN Batang.

Kepala MAN Batang H.A.M. Alwi dalam keteranganya menyampaikan rasa  terima kasih atas kehadiran Tim (Kompetisi Sains Nasional) KSN MAN Kab. Pekalongan di Madrasahnya. Menurutnya kedatangan tim KSN MAN Kab. Pekalongan ini benar-benar diharapkan karena ingin meminta keterangan dan penjelasana tentang bagaimana strategi yang harus dilakukan oleh tim KSN MAN Batang dalam menyiapkan pesertanya.

“ Saya menyampaikan terimakasih pada tim KSN dari MAN Kab. Pekalongan yang dipimpin langsung oleh Kepalanya, MAN Batang sangat mengharapkan penjelelasan serta sharring pengalamannya saat menyiapkan, membina serta mendampingi para peserta KSN nya hingga berhasil sukses ditingkat nasional,” kata H.A.M. Alwi.

Dia juga menegaskan bahwa MAN Batang kali ini sedang keras-kerasnya para guru menyiapkan anak-anaknya untuk kegiatan bergengsi itu, bahkan saking semangatnya mereka berusaha mengundang MAN Kab. Pekalongan untuk menimba ilmu tentang strategi dan kiat berhasilnya membawa siswanya dalam mengikuti KSN tahun yang lalu.

“ Mohon maaf saya sampaikan pada Kepala MAN Kab. Pekalongan beserta tim KSN, kalau nanti para guru MAN Batang banyak yang akan bertanya apa saja, itu bukan untuk melihat privasi MAN Kab. Pekalongan, namun semua itu karena semangatnya mereka untuk mengetahui kiat dan strategi yang digunakan oleh tim KSN MAN Kab.Pekalongan hingga berhasil di ajang bergengsi itu,” tegasnya.

Sementari itu Kepala MAN Kab. Pekalongan H. Bukhori dalam penjelasannya menyampaikan perlunya menanamkan sifat one heart (satu hati) pada seluruh keluarga besar madrasah agar keinginan yang diharapkan dapat tercapai.

“ Untuk dapat mencapai apa yang diinginkan oleh madrasah, sesungguhnya semua itu hanya pertolongan dari Allah SWT, serta ditunjang dengan usaha secara bersama-sama oleh tim, selain itu menyatukan visi dan keinginan menjadi satu dari semua potensi baik Kepala, Tim Pembina, Peserta dan Orang tua, semua potensi itu harus dijadikan satu keinginan, satu tujuan dan satu hati,” kata H. Bukhori.

Dia menambahkan bahwa  MAN Pekalongan mendapat Prestasi Madrasah se Jawa Tengah dan maju di tingkat Nasional, sebenarnya bukan karena kebetulan, menurutnya semua Madrasah bisa melakukan itu, dan semua madrasah dapat berprestasi.

“ Banyak faktor untuk menuju sebuah sukses madrasah itu, yang utama pertolongan Allah SWT selanjutnya usaha bersama-sama sesuai dengan tugasnya masing-masing dalam tim, yang bertanggung jawab pada kemampuan peserta didik adalah pelatihnya sendiri, yang lain ikut memberikan fasilitas pada pelatih itu apa saja yang dibutuhkan, jadi dalam ikhtiar dzahir perlu ada kerja sama yang saling berhubungan antar tim agar dapat terbantu, bila ada kesulitan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu disampaikan beberapa materi untuk mendukung upaya peningkatan prestasi dalam KSN. Diantaranya adalah efektifitas bimbingan intensif, pola bimbingan intensif, penyusunan kerangka acuan kerja, serta peran operator dan media sosial dalam menyampaikan informasi/publikasi. ( fahmi / Zy )