Implementasikan Nilai Budaya Kerja melalui UAMBN-BK

Purbalingga – Ada 4 kesuksesan yang diharapkan dalam penyelenggaraan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK). Yaitu sukses perencanaan, sukses pelaksanaan, sukses hasil dan sukses pelaporan. Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Ahmad Muhdzir saat membuka Sosialisasi UAMBN-BK Tingkat Madrasah Aliyah Tahun 2019, Kamis (7/2/2019) di Wisma Tien Catering Purbalingga. Sosialisasi  yang digelar Seksi Pendidikan Madrasah tersebut diikuti 40 orang peserta terdiri dari Kepala Madrasah, Teknisi dan Proktor dari 10 Madrasah Aliyah Negeri/ Swasta yang ada di Kabupaten Purbalingga.

Menurut Muhdzir madrasah adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari Kementerian Agama. Dalam setiap madrasah harus terpatri 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama. Demikian halnya dalam hal penyelenggaraan UAMBN-BK pun madrasah harus berlandaskan pada 5 nilai – nilai tersebut.

Integritas, tidak boleh curang dalam pelaksanaan UAMBN-BK. Profesionalitas, selenggarakan UAMBN-BK sesuai prosedur, jangan asal-asalan. Inovasi, jika madrasah menghadapi kendala maka segera lakukan inovasi. Tanggungjawab, laksanakan UAMBN-BK dengan penuh tanggungjawab dalam bentuk sukses pelaporan. Keteladanan, jadikan pelaksanaan UAMBN-BK sebagai uswah hasanah bagi peserta didik, sehingga alumni madrasah berbeda dengan alumni sekolah. Alumni madrasah melekat dalam dirinya karakter religus yang lebih kental,” urainya.

Sosialisasi UAMBN-BK Tingkat Madrasah Aliyah yang digelar tersebut menghadirkan narasumber utama Kasi Kurikulum Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Nur Abadi.

Di awal materinya Nur Abadi menegaskan pentingnya peningkatan kualitas madrasah agar terlahir generasi yang kokoh.

“Madrasah yang berkualitas, dimanapun tempatnya pasti akan dicari peserta didik. Maka menjadi kewajiban kita untuk mewujudkan madrasah yang berkualitas, yang melahirkan generasi yang kuat secara keilmuwan, pengamalan ibadah dan tangguh dalam berkompetisi di luar madrasah,” tegasnya. (sri_sar/   )