Implementasikan Pelajaran Agama, MTsN 1 Wonogiri Adakan Latihan Manasik Haji

Note : Pak, maaf untuk berita maanasik haji sudah banyak kiriman dri wonogiri. Kali ini tdk sy naikkan ya dan bisa masuk di web daerah

—————————————————————————————————————————————————————————————————-

Wonogiri – Dalam rangka implementasi pelajaran Agama yang telah dipelajari peserta didik sekaligus mengenalkan eksistensi madrasah kepada masyarakat Wonogiri, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Wonogiri menyelenggarakan kegiatan latihan manasik haji massal, Rabu (09/05) di Lapangan Pringgodani Wonogiri, acara yang di ikuti 523 peserta didik dan 30 guru madrasah tersebut.

Menurut Kepala MTsN 1 Wonogiri, Sunar maksud dan tujuan  kegiatan manasik haji bagi peserta didik di madrasah adalah  sebagai upaya bersama membentuk generasi Islam yang taqwa, cerdas dan terampil.

Di sisi lain manasik ini sebagai bagian dari pengamalan dari mata pelajaran fiqih tentang tata cara ibadah haji dan umroh, yang diharapkan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam pelaksanaan haji bagi peserta didik di masa yang akan datang.

Seperti di ketahui Madrasah adalah lemabga pendidikan yang mempersiapkan generasi Islam yang intelek dunia akherat dan manfaat sepanjang zaman serta mandiri, kuat dalam keimanan dan ketaqwaan serta cerdas dan terampil, diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi : nilai-nilai agama, social emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian.

“Dengan latihan manasik haji bisa menjelaskan kepada peserta didik bahwa rukun Islam yang kelima adalah melaksanakan ibadah haji bagi orang yang mampu melaksanakannya, menanamkan aqidah yang benar pada peserta didik, menanamkan rasa saling tolong menolong dan saling sayang menyayangi dengan cara tidak saling berebut dan saling mendorong teman pada saat melakukan thowaf, saii dan melempar jumroh serta mengenalkan proses pelaksanaan ibadah haji” jelas Sunar.

Sebagaimana rukun Islam yang lain, menurut Kepala MTsN 1 Wonogiri  ibadah haji perlu ditanamkan sejak dini. Terlebih ibadah haji meliputi multi aspek: ilmu, materi, fisik, dan nilai filosofi keteladanan. Rangkaian ibadah haji bisa dikatakan sebagai miniatur kehidupan. Pembelajaran tata cara ibadah haji akan lebih dipahami peserta didik apabila teori dipraktikkan.

Alhamdulillah pelaksanaan latihan manasik haji tahun 2018 ini berjalan dengan lancar dan tertib, walaupun cuaca agak panas para siswa, guru pendamping dengan penuh semangat dan kesungguhan mengikutinya sampai selesai bahkan gema talbiyah tidak henti-henti dikumandangkan selama dalam latihan tersebut. (mursyid_heri)