Infrastruktur Madrasah Siap UAMBN-BK

Mungkid – Madrasah di Kabupaten siap melaksanakan UAMBN-BK (Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional-Berbasis Komputer) jenjang Madrasah Aliyah yang akan dilaksanakan 26 s.d. 31 Maret 2018. Kasi Pendidikan Madrasah Muslih, pada Pelatihan Proktor dan Teknisi (Baca: UAMBN Dongkrak Mutu Madrasah) mengharapkan agar madrasah dapat menyiapkan  perangkat komputer, dan tersedianya infrastruktur pendukung seperti genset untuk menyukseskan UAMBN-BK.

Sesuai hasil monitoring ke sejumlah Madrasah Aliyah  di kabupaten Magelang, 19 s.d. 20 Maret 2018, terpantau madrasah telah siap dalam penyediaan infrastruktur seperti penyediaan komputer, jaringan lokal (LAN), jaringan internet, dan genset untuk mengantisipasi pemadaman listrik. Pranata Komputer Ahmad Maskuri, usai melakukan monitoring di MA Maarif Grabag dan MA Rohmatullah Grabag, Selasa, (20/03) menyampaikan bahwa Madrasah telah siap dalam menyukseskan pelaksanaan UAMBN-BK sesuai jadwal.

“Sesuai hasil monitoring, madrasah telah siap dalam penyediaan komputer, jaringan listrik, jaringan internet, dan genset. Untuk kebutuhan SDM, setiap madrasah telah tersedia 1 Proktor dan 1 Teknisi yang sudah terlatih,” kata Maskuri.

Ahmad Maskuri menyampaikan kegembiraannya, karena saat ini infrastruktur teknologi informasi pada madrasah swasta tersedia dengan baik, begitu juga dengan SDM Pengelolanya.

“Saat ini masyarakat semakin banyak pilihan, karena madrasah telah merangkak pesat menuju layanan pendidikan yang berkualitas. Tersedia infrastruktur IT akan mengubah pola bekerja dan akan mendorong insan madrasah mengikuti perkembangan zaman,” lanjutnya.

"Meningkatnya sarana dan prasarana merupakan indikasi positif bahwa madrasah telah berkembang maju dengan baik," lanjutnya.

Proktor pada MA Maarif Grabag Agung Siswanto, menyampaikan dalam simulasi UAMBN-BK berjalan sesuai harapan meski masih ditemui beberapa permasalahan, namun dapat diatasi.

“Saat simulasi dijumpai kendala ada siswa yang mendapatkan soal sampai dengan 400 soal dan beberapa soal untuk Bahasa Arab tertulis terbalik. Namun, saya yakin karena ini aplikasi begitu diupdate masalah tersebut akan teratasi,” kata Agung. Peserta UAMBN-BK MA Maarif Grabag sejumlah 51 peserta terdiri atas 18 siswa Program IPA dan 28 siswa Program IPS.

MA Rohmatullah Grabag juga terpantau siap melaksanakan UAMBN-BK. Madrasah telah menyiapkan 1 ruang Ujian dengan 20 komputer yang sudah dilengkapi LAN dan jaringan internet. Untuk mengantisipasi padamnya arus listrik telah disediakan genset. Kepala Madrasah M. Amirudin Shuheb, menyampaikan madrasahnya siap melaksanakan UAMBN-BK. “Sesuai simulasi yang dilaksanakan, tidak ada kendala yang ditemui. Ruang ujian ini nantinya juga akan digunakan untuk jenjang MTs Rohmatullah,” katanya.

Selain memantau infrastruktur, kebutuhan administrasi seperti Kartu Peserta dan ketersediaan Pengawas Ruang juga sudah disiapkan oleh Madrasah.(at/am/bd).