Islamic Boarding School Siapkan Generasi Unggul

Rembang — Mencetak generasi bangsa yang handal dan mampu bersaing di dunia internasional merupakan tekad dan komitmen MTsN Sale. Selama beberapa tahun terakhir ini, puluhan siswa telah berhasil meraih beasiswa melanjutkan pendidikan jenjang berikutnya di sekolah-sekolah bertaraf internasional dan berprestasi di tingkat nasional.

Hal ini lah yang mendorong MTsN Sale untuk semakin mengintensifkan pembelajaran peserta didik, utamanya yang menempuh program bilingual. Upaya tersebut diwujudkan dengan membuka program Boarding School (asrama) bagi siswa bilingual. Kamis (20/10), program ini diresmikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha , Mohammad Ali Anshory. Acara juga dihadiri oleh segenap dewa komite sekolah dan orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Ali Anshory menyampaikan apresiasi kepada MTsN Sale atas langkah progresifnya membuka program boarding School. Program ini dianggap sebagai langkah efektif untuk mengembangkan dan mengintensifkan pembelajaran siswa program bahasa. “Sudah beberapa tahun terakhir ini kami melihat potensi MTsN Sale lebih menonjol dibandingkan yang lain. Banyak yang berhasil mendapatkan beasiswa di beberapa sekolah favorit di kota-kota besar. Ini merupakan sebuah prestasi sendiri. Dan kami minta agar terus dipertahankan,” kata Ali.

Ditambahkannya, program inovasi ini merupakan langkah untuk menjawab tantangan zaman, mencetak generasi yang unggul di dunia global ini.

“Akan banyak manfaat dari program boarding school ini. Pelajar bisa lebih banyak belajar dan mengembangkan diri sendiri. Sistem asrama juga mengharuskan pelajar bersikap lebih mandiri dan mendorong peserta didik berprestasi lebih tinggi. Karena di asrama mereka akan menfokuskan diri untuk lebih banyak belajar. Dengan demikian, lulusan boarding school ini diharapkan siap bersaing meraih pendidikan favorit,” urai Ali.

Ali berpesan kepada para siswa untuk tak berhenti bermimpi. Dan mimpi itu harus dicapai dengan usaha yang keras. “Kesuksesan bukan hanya milik orang-orang di perkotaan saja. Tapi juga kalian yang kebanyakan dari desa. Banya orang sukses, bahkan Presiden pun seperti SBY dan Jokowi berasal dari desa,” imbuh Ali.

Sementara Kepala MTsN Sale, Masrum mengatakan, asrama ini ditujukan kepada peserta didik bilingual kelas 7 hingga 9. “Selama di asrama, siswa akan menjalankan jadual secara ketat yang telah diatur oleh pengelola. Siswa akan ditempa untuk mengintensifkan belajar dan mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan belajar secara khusus materi UN dengan dipandu oleh tim khusus,” terang Masrum.

Asrama ini juga akan mengolaborasikan dengan sistem pembelajaran pondok pesantren. “Selain belajar, juga diadakan kegiatan mengaji kitab kuning, tadarus, dan sholat tahajud. Siswa juga dilatih untuk mengisi kultum usai sholat magrib,” imbuh Masrum.— (Shofatus Shodiqoh/gt)