Istighosah Bersama K.H. Ulil Albab Arwani

Dalam rangka menyambut pelaksanaan UAMBD (Ujian Akhir Madrasah Berstandar  Daerah ) dan Ujian Madrasah (UM) serta USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) MI , Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kudus  menyelenggarakan istighosah bersama diikuti komite madrasah , guru dan pegawai serta seluruh wali murid peserta didik kelas VI pada tanggal 8 April 2019 dengan menghadirkan K.H Ulil Albab dari Kudus bertempat di Aula MIN Kudus.

Kepala MIN Kudus, Noor Yadi dalam sambutanya menyampaikan informasi bahwa sesuai  Prosedur Operasional Sekolah (POS) Ujian UAMBD dan UM MI akan dilaksanakan pada tanggal 11 s/d 16 April 2019 sedangkan untuk Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akan dilasanakan pada tanggal 22 s.d 24 April 2019. Untuk UAMBD meliputi mapel alqur’an hadist, aqidah aklaq,  bahas arab , Fiqih dan SKI. Untuk UM  meliputi mapel PKN, IPS, Bahasa jawa dan Bahasa Inggris . Sedangkan untuk USBN meliputi mapel bahasa indonesia, matematika dan IPA. Dijelaskan beliau pada tahun ini peserta yang  mengikuti  ujian  meningkat  yaitu  109 siswa, sedangkan tahun lalu yang mengikuti ujian sebanyak 97 siswa. Beliau  mengajak  wali  murid berama  sama  memberikan motifasi kepada putra putrinya agar siap menhadapi ujian.

Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Noor Badi dalam sambutanya mengatakan persiapan ujian tidak hanya secaar teoritis atau akademik saja , tetapi juga harus diimbangi secara religi. Dengan berdo’a apa yang kita inginkan bisa dikabulkan oleh Allah SWT terutama diberi kemudahan dan kelancaran dalam menhadapi ujian serta  mengajak para wali murid untuk senantiasa memberikan motifasi kepada putra putrinya agar siap menghadapi ujian .

Selanjutnya di akhir acara dilaksanakan qotmil qur’an yang dipimpin oleh K.H Ulil Albab  diakhiri tausiyahnya beliau menyampaiakan harapanya  agar para orang tua wali murid  selalu mndoakan kepada putra putrinya setiap tengah malam dengan dibacakan fatekhah 7 kali terutama menjelang pelaksanaan ujian  karena doa orang tua kepada anaknya  adalah musajab  sebagaimana do’a Nabi Muhammad kepada Allah SWT. (St. Zul/wwk)