Jadi Anggota Wajib Kritis

MAaf, Berita  tentang Rat masuk ke web daerah saja

—————————————————————————————————————————————–

Sukoharjo-Rapat Anggota Tahunan(RAT) yang dilaksanakan tepat waktu menunjukkan sehatnya kinerja dalam koperasi tersebut, hal itu disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama Kantor Kabupaten Sukoharjo Masdiro pada acara RAT 2017 yang juga dihadiri oleh Anggota, Pengurus dan Pengawas Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia Inpeksi Pendidikan Agama (KPRI IPA) , Ketua Dekopinda, Kadin Perdagangan Keperasi dan UKM, Ketua PKPRI Kabupaten Sukoharjo bertempat di gedung IPHI Sukoharjo Selasa (07/02).

Ucapan Kakankemenag tersebut sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada para Pengurus dan Pengawas yang telah berhasil mengelola KPRI IPA dengan sukses,. “Selamat kepada pengurus dan pengawas KPRI IPA Sukoharjo yang telah mampu mengemban amanah dengan baik ditandai dengan terselenggaranya RAT tahunan yang dilaksanakan pada awal waktu, ini adalah indikator bahwa Koperasi KPRI IPA ini sehat karena bisa melaksanakan RAT ini tepat waktu atau awal waktu”kata Kankemenag.

Bahkan menurut Ketua Koperasi IPA Sudiman menerangkan bahwa dalam Rapat tutup buku tahun 2016 ini tercatat ada lebih kurang 41 anggota baru yang mendaftarkan diri menjadi anggota baru di koperasi IPA, dan berhasil membukukan kenaikan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar 5,41%.

Kakankemenag menjelaskan bahwa RAT adalah momen tertinggi bagi lembaga Koperasi untuk menyampaikan pendapat saran dan kritik terkait penyelenggaraan koperasi selama setahun ini dan juga dihimbau agar anggota koperasi untuk kritis membaca laporan pengurus dan pengawas yang telah di bagikan kepada anggota jauh hari sebelum pelaksanaan RAT.

Selain itu RAT juga memiliki peran untuk membawa koperasi lebih maju lagi yang tentunya jika koperasi dapat tumbuh berkembang dan maju maka akan berimbas juga pada peningkatan kesejahteraan anggotanya. Sehingga dalam RAT ini adalah ajang bagi anggota untuk mengoreksi dan mencermati tugas dan langkah-langkah yang diambil pengurus selama setahun masa kerja yang telah lalu dan memberikan  masukan-masukan konstruktif demi kesejahteraan anggota masa kerja berikutnya.  “Karena koperasi ini terdiri dari pengurus, anggota dan stage holder yang lain dan tidak bisa berdiri sendiri” pungkas Masdiro.

Menurut Masdiro, anggota koperasi memiliki kontribusi dan peran serta yang cukup penting untuk mendukung tumbuh kembang koperasi sehingga menaikan simpanan wajib dapat dipandang sebagai salah satu alternatif untuk lebih memajukan koperasi “termasuk barangkali simpanan wajib perlu ditingkatkan karena masih terlalu sedikit jika dibandingkan dengan koperasi yang lain” lanjutnya.

Masih dalam kesempatan yang sama Masdiro juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KPRI IPA atas dukunganya pada beberapa kegiatan kedinasan.(djp)