Jadikan Santri Unggul melalui POSPEDA

Demak – Pondok Pesantren Al Hadi Banyumeneng, Mranggen Demak (25/07) dipadati oleh santri se-Jawa Tengah dan penduduk sekitar untuk meramaikan Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren. Bupati Demak M.Nastir beserta Muspida se-Kabupaten Demak mayoritas hadir untuk memberi support pelaksanaan Pospeda.

Dalam sambutan Bupati berpesan, “Untuk memeriahkan Pekan olah raga dan seni pondok pesantren terutama dalam menyalurkan dan menggali bakat untuk santri harus dikelola dan dimenej dengan baik. Artinya dalam berkompetisi jangan hanya mencari menang sebab menang itu tidak tujuan, tapi yang terpenting, bekalilah untuk menjadi santri yang tangguh, unggul dan berakhluqul karimah supaya menjadi insal kamil yang siap menyempurnakan dalam hidup bermasyarakat.”

Lanjut Bupati, “Berharap santri selalu optimis dan selalu menjadi motor penggerak dan menjadi grada depan untuk membangun bangsa dan negara setelah santri mempunyai bekal ilmu, dan ilmu santri itu mempunyai banyak modal ilmu yang sangat aplikatif dalam masyarakat karena santri telah diberi contoh ulama terdahulu untuk menjadi pejuang dalam masyarakat.”

Kemudian di sela-sela akhir sambutan Bupati berpesan “Hendaknya santri dalam kegiatan Pospeda ini harus tetap menjaga persaudaraan yang kuat, agar nilai-nilai islam yang memerintahkan untuk menjaga ukhuwah wathoniyah (negara), dinniyah (agama), basyariyyah (manusia) tetap terjaga guna untuk membentengi perpecahan-perpecahan dalam masyarakat akibat dari berbagai masalah baik social, agama dan lainnya.”

Sementara itu Kepala Bagaian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Andewi Susetyo saat membuka acara Pospeda menyampaikan bahwa, “Pospeda sebagai media dalam menggerakkan kader dari komunitas santri sebagai motor penggerak bagian santri Indonesia, harus memulai dari lembaga yang di kelola secara proposional dan professional,” terang Andewi.

Tambah Andewi, sebab Pondok pesantren itu kondisi lembaga sangat besar sekali dan berpotensi sangat unggul dalam membentuk karakter utamanya dalam bidang pendidikan, jika kondisi tersebut tanpa ada perhatian secara khusus bersama masyarakat akan susah berkembang. Dengan kondisi apapun, jelas Andewi, “Sasaran untuk membangun santri yang unggul, sportif dan mempunyai daya saing dengan adanya media pospeda santri tetap dibekali dengan keilmuan sesuai perkembangan zaman agar santri mampu kader terbaik dalam menjaga pengembangan SDM.”

Akhir sambutan Andewi berpesan “santri melalui kegiatan olahraga dan seni harus tetap menjaga ukhuwah (persaudaraan) yang kuat supaya menjadi santri yang mampu menerjemahkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat, lebih baik lagi mempunyai keahlian dan daya saing yang tangguh pula,” ucap Andewi. (ali)