Jadikan Zakat sebagai Stimulus Pemenuhan Kebutuhan

Banjarnegara – Sebagai UPZ resmi BANZAS Kabupaten Banjarnegara, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara telah melaksanakan tugas pemungutan zakat periode Januari – Juni 2017.  Jumlah perolehan semester ini terkumpul  Rp. 375.134.148,- berbentuk rekening  dan sudah dilaporkan perolehannya kepada BAZNAS Kabupaten Banjarnegara.

Kemarin (16/06) BAZNAS Kabupaten bekerja sama dengan UPZ  Kankemenag Kabupaten Banjarnegara mentasyarufkan zakat perolehan di Aula Kantor Kementerian Agama kabupaten Banjarnegara.

Sejumlah 481 mustahik penerima berkumpul untuk mendapatkan zakat, terdiri dari zakat produktif sebanyak 20 orang, mustahik fakir miskin 184 orang dan mustahik zakat pendidikan  ditasyarufkan kepada 277 orang.

Ucapkan terima kasih kepada para muzaki dari jajaran lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, “Pentasyarufan ini sebagai rasa syukur terhadap rejeki yang diperoleh dari pegawai dan  semoga  bisa memberikan manfaat  bagi mustahik,” disampaikan Kakankemenag, H. Masdiro.

Zakat maal ini hukumnya wajib dikeluarkan dan dengan momen puasa ramadhan, semoga menjadi amal yang dilipatgandakan pahala dan keberkahan oleh Alloh SWT, tambahnya dan di “amin”i hadirin.

Bupati Banjarnegara diwakili Plt Kabag Kesra Setda Banjarnegara, Ketua Baznas Sutedjo Slamet Utomo dan Kekankemnag berkenan memberikan secara simbolis kepada 3 jenis mustahik dengan memberikan ucapan selamat dan berharap dimanfaatkan sebaik-baiknya juga untuk keluarga.

“Zakat yang diterima bukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi jadikan sebagai penambah dan stimulus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pesan Sutedjo dalam sambutannya.

Plt Kabag Kesra Setda Banjarnegara, Agus Kusuma sependapat dengan ungkapan Ketua Baznas, ditambahkan “Dengan manfaat dari puasa ramadhon tahun ini, jadikan puasa sebagai peningkatan disiplin di berbagai hal,” ucapnya.

Kegiatan seremonial ditutup dengan mauidhoh khasanah yang  disampaikan oleh Kyai Munir dari kecamatan Madukara dengan Tema  “Zakat sebagai pilar agama Islam.” Pentasyarufan zakat kepada mustahik terlaksana dengan lancar dan sukses.(Nangim/Af)