Jadilah Generasi Pencerah Bangsa

Rembang (2/3)– Puluhan pelajar nampak serius mendengarkan materi yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Atho’illah. Pesan-pesan yang disampaikan oleh Atho’illah rupanya sangat mengena karena menggambarkan kondisi remaja saat ini yang memprihatinkan.

Atho’illah mengatakan, kondisi remaja di era milenial ini sudah semakin memprihatinkan. Kenakalan remaja masih belum terbendung. Faktor kecanggihan teknologi menjadi unsur utama yang mempengaruhi keadaan mereka.

“Oleh karenanya saya tak henti-hentinya berpesan kepada para remaja, utamanya pelajar yang menginjak usia remaja untuk berhati-hati dalam bergaul dan bersikap,” kata Atho’illah ketika memberikan materi Islam Rahmatan Lil Alamin kepada 40 siswa SMA/SMK di Hotel Kencana, Kamis (1/3).

Kepada para pelajar, Atho’illah berpesan agar tidak terjebak dengan kecanggihan teknologi, utamanya dalam menggunakan medsos. Menurutnya, banyak remaja yang sudah terjerumus ke dalam godaan medsos yang menyajikan konten-konten yang tidak selayaknya dikonsumsi.

“Kalian harus memanfaatkan medsos dengan bijaksana. Gunakanlah untuk hal-hal yang bermanfaat yang mendukung belajar kalian,” pinta Atho’illah.

Dia menandaskan, generasi pelajar harus terus berprestasi agar kelak bisa membesarkan bangsa Indonesia di mata dunia. “Jadilan generasi yang mencerahkan masa depan bangsa, bukan sebaliknya merusak moral bangsa,” tegas Atho’illah.

Lebih penting lagi, lanjut Atho’illah, pelajar harus bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. Hal ini bisa dimulai sejak dini dengan selalu berbuat baik di lingkungan sekitar.

“Jika kita belajar sejarah berdirinya NKRI, maka akan muncul semangat untuk memajukan bangsa sebagaimana yang diperjuangkan oleh pahlawan pendahulu kita. Jika kita memahami perjuangan mereka, kita akan mengisi hari-hari kita untuk kebaikan negeri ini. Teruslah bersemangat belajar dan taat ortu dan guru. Selalu manfaatkan waktu luang dengan hal yang positif, cerdas memilih teman, serta selalu berusaha keras dan berdo'a,” pesannya panjang lebar.

Turut hadir sebagai narasumber yaitu AKP Bambang Sugito dari Polres Rembang, serta Kasi PAIS Kankemenag Kabupaten Rembang, Rofiatun.

Rofiatun mengatakan, Islam adalah agama yang selalu mengajarkan hal-hal yang positif. Segala hal kehidupan diatur dalam Islam. Demikian pula tata cara bergaul dalam kehidupan sehari-hari yang sangat perlu untuk diterapkan oleh para pelajar. — ss/bd