Jaga Kebersihan, MAN Batang Berlakukan Piket Kelas Meski PJJ

* Beberapa Siswa MAN tampak sedang membersihkan kaca-kaca kelasnya

Batang – Untuk membudayakan hidup bersih pada siswa,  MAN Batang mengajak pada seluruh siswanya melakukan kebersihan bersama dilingkungan kelasnya masing-masing, apalagi dimasa pandemi ini tidak hanya kita bersih selalu mencuci tangan memakai sabun, memakai masker saja namun lingkungan yang ada disekeliling kita pun harus ikut dibersihkan. Seperti tampak pada Senin (30/08) kemarin, para siswa bahu-membahu melakukan kebersihannya di kelasnya masing-masing.

Kepala MAN Batang , H. AM Alwi yang dihubungi secara terpisah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh siswa siswi yang melakukan kegiatan kebersihan ini.

“ Lingkungan bersih, asri dan indah merupakan idaman setiap madrasah agar dapat membuat kenyamanan suasana belajar,” kata H.AM. Alwi

Dia juga menegaskan bahwa meskipun pembelajaran masih daring, namun pembiasaan bagi para siswa untuk hidup bersih memang sudah selayaknya disampaikan.

“ Meski kegiatan pembelajaran menggunakan daring, namun pembentukan kebiasaan budaya cinta kebersihan harus tetap diciptakan. Saya sangat mengapresiasi program madrasah melalui koordinasi waka sarana prasarana ini,” tegasnya.

* Beberapa siswi MAN sedang membersihkan ruang kelasnya

Sementara itu Waka Sarpras MAN Batang, Endang Maerohwati dala keteranganya menyampaikan bahwa program kebersihan ini merupakan progaram rutin. Ketika pembelajaran tatap muka, sudah terbiasa dilakukan.

”Dengan kondisi sekarang, pembelajaran dalam jaringan bukan berarti harus meninggalkan budaya itu, yang terpenting adalah siswa terbiasa menjalani kebersihan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan keterbatasan jumlah siswa yang hadir, sehingga masing-masing kelas dibuat jadwal piket kebersihan agar karakter kebersamaan juga terbentuk dari para siswa,” jelas Endang Maerohwati .

Salah satu siswa kelas 12 ips 3, Wafi Najmi Naufal Athallah yang saat itu sedang bersih-bersih kelas mengatakan rasa gembiranya karena dapat  berpartisipasi dalam melakukan kebersihan kelas dan lingkungan madrasah.

“ Saya senang dapat giliran piket kebersihan, disini bisa bertemu dengan teman satu kelas, meski belum semuanya, namum setidaknya dapat membuat rasa pertemanan semakin erat. Kelas menjadi bersih, jadi nanti kalau sudah diijinkan untuk pembelajaran tatap muka sudah tinggal digunakan, ingin rasanya pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan,” ujarnya dengan penuh semangat. ( Endon Nurcahyati /Zy)