Jaga Kemabruran Haji Dengan Peningkatkan Peran Keumatan

Wonogiri – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Wonogiri Menyelenggarakan Pengajian Persaudaraan Haji Tingkat kabupaten dan Mangayubagyo Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Wonogiri Tahun 1438H / 2017M. Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri ini diikuti oleh jamaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci di Tahun 2017 dan anggota IPHI Kabupaten Wonogiri, Minggu (19/11).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, yang di Wakili Pejabat Humasnya H. Mursyidi mengucapkan rasa syukurnya atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017 yang berlangsung baik dan lancar. Terlebih Tidak ada jamaah haji asal Kabupaten Wonogiri yang meninggal di tanah suci, sehingga berangkat dan datang kembali utuh.

Nilai kemabruran haji menurut Mursyidi harusnya tidak hanya di rasakan yang bersangkutan untuk mendapatkan pahala dan balasan surga di akhirat kelak. Namun, setidaknya melalui perilaku terpuji yang selalu di tampilkan oleh mereka yang telah menjalankan ibadah haji secara sungguh, sabar dan ikhlas, memberi kesejukan dan kemanfaatan bagi muslim lain serta menjaga lisan.

Mengingat dimensi  kemabruran tidaklah ringan tantangan dan ujian yang harus di hadapi. Gambaran kemabruran haji sesuai Hadits Rosululloh SAW yaitu menyebarkan salam, halus lisannya dan memberi makan pada orang lain.

Dalam bahasa kekinian adanya kepedulian sosial, peduli pada masyarakat sekitar untuk turut meningkatkan kesejahteraan, peduli ikut mendidik masyarakat agar punya ilmu dan pengetahuan yang lebih baik dan peduli terhadap masyarakat sekitarnya.

“Alhamdulillah penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada kendala apapun yang dapat mengganggu dan merusak kekhusukan ibadah jamaah di tanah suci. Kita juga patut bersyukur bahwa jamaah asal Wonogiri berangkat dan pulang kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama, utuh,” tegasnya.

Selanjutnya anggota IPHI di harapkan ikut serta berpartisipasi aktif untuk mengatasi permasalahan sosial yang ada di masyarakat, sebab pengurus dan anggota IPHI pada umumnya adalah golongan mampu, memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan memiliki kelebihan dibanding umat Islam

Mursyidi mengajak kepada anggota IPHI untuk meningkatkan kiprah IPHI di Kabupaten Wonogiri mengingat organisasi IPHI mempunyai tujuan dan tugas yaitu memelihara dan mengupayakan pelestarian haji mabrur, guna meningkatkan partsipasi umat dalam pembangunan bangsa dan negara yang diridhoi Allah SWT dan melaksanakan penerimaan, bimbingan, penyuluhan, dan penerangan kepada calon jamaah haji atau prahaji dan pasca haji.

Adapun Mubaligh pengajian tersebut KH. Muh Halim Pengasuh Pondok Pesantren Takmirul Islam Surakarta mengajak jamaah haji untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan semakin menghayati dan meresapi nilai keimanannya.

“Bumikan  dan pertahankan semangat beribadah di tanah suci, di daerah masing-masing utamanya sholat, dzikir, membaca Al Qur’an dan ibadah lainnya,” jelas Muh Halim. (Mursyid _ Heri/wul)