Jago Menulis, Peserta Didik MAN 2 Banjarnegara Juara Dua Lomba Resensi Buku

Banjarnegara – Peserta didik MAN 2 Banjarnegara atas nama Aulia Karina Zahara kelas X MIPA 3 berhasil meraih juara 2 setelah mengalahkan 57 peserta didik SMA/MA dan SMK Se-Banjarnegara dalam lomba Resensi Buku, Rabu, (13/10). Lomba yang digelar rutin setiap tahun tersebut diadakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Banjarnegara dengan cara setiap peserta mengirimkan karya yang akan dinilai oleh dewan juri.

Prestasi ini tentunya disambut gembira oleh MAN 2 Banjarnegara dan menjadi tambahan koleksi prestasi dari bidang nonakademik.

Ridlo Pramono, Kepala Madrasah mengucapakan bangganya atas hal ini.

“Alhamdulillah, prestasi ‘Madrasahnya para Juara’ bertambah. Kami memang berkomitmen untuk menambah pretasi dari berbagai sisi, tidak hanya akademik, olahraga, seni, tapi juga dalam bidang kepenulisan seperti ini,” terangnya.

Masih menurut beliau, keterampilan menulis sekarang ini merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting. “Sekarang, literasi kepenulisan merupakan suatu hal yang sangat penting, dimana peserta didik kita harus cakap dalam menuliskan apa yang menjadi ide dan gagasannya, menggunakan bahasa yang tepat dan benar serta mampu menilai segala sesuatu secara rasional. Kemenangan peserta didik pada lomba resensi buku ini menjadi salah satu bukti bahwa mereka sudah mampu melakukan hal tersebut,” terangnya.

Lomba resensi buku sendiri merupakan sebuah lomba menilai secara pribadi suatu buku tentang isi, kekurangan, kelebihan, dan segala hal yang berkaitan dengan buku tersebut. Dalam kegiatan ini buku yang diresensi adalah buku “How To Change Your Bad Habit” karya Badrul Munir Buchori terbitan Penerbit Mueezza.

Aulia Karina Zahara yang akrab disapa Karin mengungkapkan untuk mengikuti lomba ini dia bahkan sampai membeli buku tersebut karena tertarik dengan isinya. “Alhamdulillah, tidak sia-sia saya mengikuti kegiatan ini. Saya memang suka menulis dan membaca sejak dulu, Cuma belum saya publikasikan tulisan saya, kurang percaya diri. Ini sampai beli buknya karena tertarik dengan isinya dan karena dibatasi meminjamnya hanya tiga hari tapi waktu itu belum selesai membaca, ya akhirnya beli,” pungkasnya. (ta/ak/rf)