Jalin Hubungan Sinergis, Penyuluh Agama Islam Lakukan Silaturahmi Pada Para Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat

Batang – Melaksanakan pelayanan konsultasi adalah salah satu tugas pokok penyuluh agama Islam, Kedekatan dengan tokoh Agama merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh Penyuluh Agama sebagai upaya dalam menggali informasi dalam melaksanakan identifikasi wilayah binaan atau sasaran. Untuk memaksimalkan pelayanan konsultasi pada masyarakat, terkait dengan permasalahan Agama, Keluarga maupun permasalan pribadi ketika dimintai sumbang sih pikiran Penyuluh Agama pun juga dapat melaksakan pelayanan konsultasi tersebut di luar kantor seperti di Rumah, Masjid, Mushalla dan tempat lainnya.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Warungasen Munandhirin, juga melakukan sebagaimana tugas sebagaimana diatas, dimana pada Rabu (9/06) yang lalu melakukan kunjuangan pada tokoh Agama maupun tokoh masyarakat di wilayah binaannya, diantaranya tokoh yang ia kunjungi adalah H. Agus Muslih yang merupakan tokoh agama di Desa Pesaren.

“ H. Agus Muslih adalah tokoh Agama yang memiliki Pondok Pesantren dan Majelis Taklim di desa Pesaren, untuk mengetahui dan melihat secara dekat kegiatannya saya bersilaturahmi di rumahnya,”kata Munandirin.

Dia menambahkan bahwa apa yang dilakukannya itu adalah sebagai salah satu upaya mendekatkan diri pada masyarakat ataupun sasaran wilayah binaan untuk mengoptimalisasikan kerja sebagai Penyuluh Agama Islam yang kerjanya bersinggungan secara langsung pada masyarakat terbawah.

“ Seluruh penyuluh memiliki desa binaan yang menjadi basis kegiatannya, untuk mengoptimalkan kegiatan itu maka harus diawali dengan kunjungan non formal pada para tokoh agama di desa tersebut,” tambahnya.

Sementara itu kepala KUA Kecamatan Warungasem H. Suharjono, dalam keterangannya menyambut baik dan mengapresiasi kinerja penyuluhnya, menurutnya langkah yang dilakukan oleh Munandhirin,  sebagai Penyuluh Agama Islam di wilayah Kecamatan Warungasem merupakan langkah yang tepat.

“ Saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilakukan penyuluh, terlebih tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menjadi mitra KUA dimana semua kebijakan kita untuk masyarakat dapat disampaikan pada para tokoh itu, sehingga masyarakat dapat dengan cepat menerima informasi yang benar dari kantor,” jelasnya

 Dia juga berharap langkah kunjungan pada tokoh masyarakat maupun tokoh Agama dapat dilakukan sencara kontinyu sehingga dapat membangun jalinan, hubungan baik antara KUA sebagai unit kerja Kementerian Agama dengan masyarakat, sehingga masyarakat akan mudah mendapatkan informasi tentang pelayanan di KUA. (Ndirin/Zy)