Jalin Kerjasama Dengan SNV, Kemenag Kebumen Sosialisasikan program School Of Five HBCC

Kebumen – Dalam rangka mewujudkan madrasah yang bersih dan sehat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen melalaui Seksi Pendidikan Madrasah, jalin kerjasama dengan SNV Indonesia sosialisasikan program School Of Five HBCC (Hygiene Behavior Change Coalition). Diikuti 50 peserta sosialisasi tersebut dilaksanakan di aula setempat , Selasa (15/06).

Kepala Kankemenag H. Panut, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan, tidak bisa dipisahkan dengan kesehatan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia akan sangat bergantung pada tingkat pendidikan, gaya hidup, lingkungan dan kesehatan. “Pendidikan seseorang, juga merupakan sarana yang digunakan oleh seseorang agar nantinya mendapat kesadaran tentang kesehatan,” ujarnya.

Karenanya, dihadapan para Kepala Madrasah Ibtidaiyah Panut mengatakan, pihaknya menyambut dengan senang hati program School Of Five HBCC (Hygiene Behavior Change Coalition) yang digagas SNV.

Dia juga menekankan pentingnya pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan madrasah. Panut berharap, pembiasaan tersebut dilakukan sejak dini, agar bisa menjadi mindset generasi mendatang dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat kedepannya. “Saya ingin anak madrasah dilatih sejak dini dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat sehingga membentuk karakter dan integritas mereka,” katanya.

Berbicara pandemic COVID-19, Kakankemenag mengingatkan para peserta agar senantiasa mematuhi protocol kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan. “Saya tidak ingin mendengar ada ASN yang tidak percaya COVID-19 sehingga tidak mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu, Rabitah, selaku penanggung jawab program School Of Five HBCC (Hygiene Behavior Change Coalition) atau Koalisi Perubahan Perilaku dan Kebersihan adalah program kemitraan global untuk mencegah penyebaran Covid19 terutama di fasilitas umum, fasilitas kesehatan dan sekolah.

“School of Five adalah sebuah pendekatan yang digunakan untuk kampanye kebersihan tanggap Covid di Sekolah. School of Five menggambarkan 5 Superhero (PIPU, MALA, MAXI, MANDY, MAGI) yang selalu mengingatkan anak-anak untuk hidup bersih dan sehat dan mempraktikan perilaku 3 M. Setiap superhero memiliki karakter dan kekuatan yang dapat mencegah Covid 19 serta kepribadian yang dapat menginspirasi anak-anak,” ungkapnya.

Disampaikan, tujuan akhir HBCC adalah : Meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan diri untuk mempraktikkan cuci tangan menggunakan sabun dan kebersihan lingkungan bagi kelompok sasaran.

Sebagai informasi SNV (Stichting Nederlandse Vrijwilligers) atau yang biasa dikenal sebagai Netherland Development Organisation merupakan lembaga pembangunan dari Belanda yang telah berdiri sejak tahun 1965 dan telah bekerja di 38 Negara di seluruh dunia.(fz).