Jamaah Haji Agar Membantu Masyarakat Yang Hendak Umrah

Karanganyar – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Tasyakuran Mangayubagyo Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 1438H/2017M. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung IPHI Kabupaten ini diikuti oleh jamaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci di Tahun 2017, (09/09).

Mengawali sambutannya pada acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad mengucapkan rasa syukurnya atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017 yang berlangsung baik dan lancar. Terlebih Tidak ada jamaah haji asal Kabupaten Karanganyar yang meninggal di tanah suci, sehingga berangkat dan datang kembali utuh.

“Alhamdulillah penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada kendala apapun yang dapat mengganggu dan merusak kekhusukan ibadah jamaah di tanah suci. Kita juga patut bersyukur bahwa jamaah asal Karanganyar berangkat dan pulang kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama, utuh. Walaupun ada seorang yang kemudian meninggal di Tanah Air setelah beberapa hari pulang”, kata Musta’in.

Jumlah jamaah haji asal Kabupaten Karanganyar yang berangkat ibadah haji pada tahun 2017 sebanyak 566 orang yang terbagi kedalam 3 kelompok terbang. Kloter 21, kloter 77 dan kloter 78. Kloter 21 tiba di tanah air pada hari Rabu, 13 September 2017, disusul kloter 77 pada hari Sabtu, 30 September 2017 dan kloter 78 pada hari Ahad dini hari, 1 Oktober 2017.

Selain itu, Kepala Kemenag juga mengajak jamaah haji untuk membantu masyarakat terkait ibadah umrah yang saat ini menjadi trending topic di semua media nasional. Menurutnya, jamaah haji dapat membantu masyarakat yang akan berangkat umrah dengan memberikan informasi yang benar terkait biro-biro perjalalanan umrah yang dapat dipercaya.

“Bapak Ibu sekalian yang menjadi tokoh di lingkungannya dapat membantu masyarakat memberikan informasi terkait biro perjalanan ibadah umroh yang dapat dipercaya, sehingga kejadian yang menimpa banyak masyarakat terkait penipuan umrah tidak terjadi di Karanganyar”, jelas Musta’in.

Lebih lanjut Kepala Kemenag juga menegaskan bahwa salah satu tips memilih biro umrah yang baik adalah tidak ingkar janji, maksudnya adalah tidak menunda-nunda keberangkatan jamaah umrah sampai berkali-kali.

“Kalau ada biro umroh yang sekali, dua kali, tiga kali menunda keberangkatan jamaah haji, itu perlu diwaspadai. Dan juga saya ingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan promo ibadah umrah yang murah dan tidak masuk akal”, tegas Musta’in.

Bersama Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, hadir juga Kasi Haji dan Umrah, Museri, Ketua MUI, KH. Zaenuddin BA. Dan Mubaligh Pengajian, H. Ahmad Yani. (ida-hd)