Jamaah Haji Diminta Mempersiapkan Kesehatan, Pengetahuan dan Financial

Boyolali – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali Saerozi menghimbau kepada calon jamaah haji kabupaten boyolali untuk mempersiapkan kesehatan, pengetahuan, dan financial guna menyongsong pelaksanaan ibadah haji tahun 1438H/2017 M. Himbauan tersebut disampaikan pada acara Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Seksi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kankemenag Kab. Boyolali tersebut berlangsung di Gedung Haji, jl Perintis Kemerdekaan Boyolali pada hari Rabu (08/03) dan diikuti oleh seluruh calon jamaah haji yang berasal dari kabupaten boyolali.

Ibadah haji adalah ibadah yang sangat kompleks dalam pelaksanaannya. Tidak hanya membutuhkan persiapan rohani sebagai bekal kemantapan dalam menjalankan ibadah haji, tetapi secara fisik juga harus dipersiapkan dengan matang. Karena pelaksanaan ibadah haji tidak hanya berdiam diri di suatu tempat tetapi berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Disamping itu, berkumpulnya jutaan orang pada waktu dan tempat yang sama secara tidak langsung juga bisa mempengaruhi kesehatan jamaah. “Maka dari itu, mulai sekarang persiapkan kesehatan jasmani dan rohani agar pada saatnya nanti dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk” tegas Saerozi.

Disamping persiapan dalam pelaksanaan ibadah haji, persiapan pra ibadah haji juga perlu diperhatikan. Diantaranya masalah administrasi dan passport. “

“Khusus untuk passport Alhamdulillah jamaah haji dari Kabupaten Boyolali pada Selasa (07/03) kemarin telah menyelesaikan pengambilan foto di Kantor Imigrasi Kelas IA Kota Surakarta. Selanjutnya tinggal menunggu waktu untuk diterbitkannya passport”, ungkapnya.

Kepala Kankemenag juga mengingatkan calon jamaah haji agar memperisiapkan dana yang dipergunakan untuk melunasi biaya perjalanan ibadah haji. Apabila ada pengumuman dari pemerintah bahwa BPIH telah ditetapkan, jamaah haji mohon untuk segera dapat melunasi sesuai dengan BPIH yang ditetapkan oleh pemerintah. Jangan menunda – nunda pelunasan biaya haji. Dikhawatirkan apabila menunda pelunasah BPIH kemungkinan jamaah haji yang bersangkutan bisa terpisah kelompok terbang dengan jamaah haji yang melunasi terlebih dahulu

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2017 ini Kabupaten Boyolali mendapatkan kuota sebanyak 683 orang. Jumlah tersebut sudah termasuk 180 kuota tambahan yang dialokasikan untuk Kabupaten Boyolali . (jaim/wul)