Jamaah Haji Kabupaten Pemalang Tiba di Tanah Air

Boyolali – Jamaah haji tahun 2018 Kabupaten Pemalang akhirnya tiba di tanah air. Kloter terakhir yang tiba di Debarkasi Adi Soemarmo Solo adalah kloter SOC-12 yang merupakan gabungan dari jamaah haji Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Brebes.

Seluruh kloter jamaah haji Kabupaten Pemalang tiba di debarkasi pada hari ini, Jumat (31/8). Diawali dari kloter SOC-10 pada jam 5.30 WIB, dilanjutkan kloter SOC-11 pada jam 7.40 WIB, dan diakhiri kloter SOC-12 pada jam 11.20 WIB.

Disampaikan oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Pemalang, Taufik Rahman saat diwawancarai, seluruh jamaah haji Kabupaten Pemalang yang berangkat sejumlah 626 jamaah.

“Jamaah yang diberangkatkan berjumlah 626 jamaah, namun yang sudah kembali ke tanah air berjumlah 623 jamaah. Ada dua orang jamaah yang meninggal dunia di Arab Saudi dan seorang jamaah lagi masih dirawat inap di Arab Saudi,” kata Taufik.

Ditambahkan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Kabupaten Pemalang, M. Husin jamaah haji yang belum bisa kembali ke tanah air atas nama Saminta bin Wongsa Sudarma dari Desa Kauman Kecamatan Comal.

“Bapak Saminta jamaah kloter 10 saat ini sedang dirawat di RS King Faisal Mekah karena mengalami stroke dan hanya berbaring di tempat tidur. Stroke dideritanya setelah menjalankan umrah wajib. Untuk kepulangan ke tanah air kami masih menunggu informasi,” terangnya.

Sebelumnya Bupati Pemalang, Junaedi turut menyambut kedatangan jamaah haji kloter SOC-11 Kabupaten Pemalang di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan pada jam 9.30 WIB. Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada PPIH.

“Terima kasih kepada PPIH Indonesia maupun Jawa Tengah yang telah bekerja keras dari proses keberangkatan, pelaksanaan, dan pemulangan pada hari ini dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada jamaah haji. Dengan bimbingan dan dorongan dari penyelenggara akhirnya jamaah haji bisa melaksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Dia berpesan kepada jamaah haji Kabupaten Pemalang untuk tetap menjaga ibadahnya seperti saat di Tanah Suci dan menjadi panutan bagi masyarakat sekitarnya. “Semoga bisa kembali ke rumah masing-masing dan pada akhirnya mendapatkan predikat haji yang mabrur,” harapnya. (fi/rf)