Jamaah Haji Karanganyar, Dua Meninggal, Dua Pulang Lebih Awal dan Dua Menyusul

Karanganyar – Secara umum, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2014M/1435H berjalan dengan baik. Hal ini diutarakan oleh Menteri Agama RI Pemerintahan SBY, Lukman Hakim dan Irjen Kemenag, M. Jasin seperti yang dilansir dari website resmi Kementerian Agama.

Namun, baiknya penyelenggaraan ibadah haji tidak berbanding lurus dengan kondisi para jamaahnya. Pemanasan global yang melanda seluruh dunia menjadi salah satu alasan yang berimbas pada tingginya suhu udara di tanah suci. Menurut sistem data komputerisasi terpadu (Siskohat), perkiraan cuaca di Makkah dan Madinah rata-rata suhu berkisar hingga 42°C. Tentunya hal ini memberi dampak yang tidak bagus, mengingat suhu udara di tanah air berkisar 30°C.

Berbagai masalah dan kondisi terbaru jamaah haji yang berada di tanah suci ini kerap disampaikan oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Drs. H. Museri, MM. yang kini sedang bertugas menjadi Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) di Arab Saudi melalui Whatsapp Messanger pada petugas haji yang berada di Karanganyar.

Berita terbaru yang beliau sampaikan adalah bahwa akan ada dua jamaah haji asal Kecamatan Jaten, Karanganyar yang memisahkan diri dari rombongan haji (Tanazul) dan dalam satu/dua hari kedepan akan tiba di tanah air lebih awal dikarenakan sakit, yaitu Bapak Sudarko dan Ibu Istianah.

Sebelumnya, dua jamaah haji asal Kabupaten Karanganyar juga dipulangkan lebih dulu ke tanah air karena sakit, mereka adalah Herawan Sugiono dari Kecamatan Kebakramat pada tanggal 15 Oktober 2014 dini hari dan Suyoto dari Kecamatan Matesih pada tanggal 19 Oktober 2014 sore hari di Bandara Adi Sumarmo International Airport.

Diwaktu yang berbeda, duka mendalam harus dirasakan oleh keluarga, kerabat dan petugas haji Karanganyar, karena sebelumnya ada dua jamaah hajinya yang meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi Makkah dan langsung dimakamkan disana. Mereka adalah Supardi Trunojoyo asal Ngamban, Kecamatan Tasikmadu yang meninggal di usia 54 tahun pada tanggal 10 Oktober 2014 pukul 05.30 WAS dan Warsiti Marto Suwarno asal Kecamatan Colomadu yang meninggal di usia 72 tahun pada tanggal 15 Oktober 2014 pukul 10.45 WAS.

Mendengar kabar bahwa banyak masalah yang terjadi selama penyelenggaraan ibadah haji di tanah suci, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Mustain Ahmad, SH.MH. merasa prihatin. “Saya kasihan pada petugas haji yang kini sedang bertugas di tanah suci, bebannya sangat berat, ditambah cuaca yang tidak mendukung”, ujarnya penuh perhatian.

Direncanakan, jamaah haji asal Karanganyar akan tiba di tanah air pada tanggal 1 November 2014 melalui Bandara Adi Soemarmo.(Hadi)