Jambore Pasraman, Meskipun Peringkat Turun, namun Puas masih Memperoleh Medali

Yogyakarta – Melalui Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV dengan tema “Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV Tahun 2016 Sebagai Wahana Meningkatkan Patriotisme Bangsa, Kerukunan dan Pengamalan Ajaran-ajaran Agama”, akan membentuk generasi muda Hindu yang berkualitas.

Kegiatan Pasraman Jambore Nasional yang diikuti oleh lembaga pendidikan agama dan non-formal yang dilaksanaan oleh umat Hindu di seluruh Indonesia. Dan lembaga ini berfungsi mempersiapkan mereka memahami ajaran agama Hindu dengan harapan nilai-nilai tersebut mampu diterpakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, I Dewa Made Artayasa bersama rombongan mengatakan, “Jambore Pasraman Nasional umat Hindu berlangsung sejak 25 hingga 30 Juli di Yogyakarta, adapun peserta dari Jateng yang mengikuti lomba dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK, sudah merupakan siswa-siswi pilihan melalui seleksi.”

I Dewa menanggapi bahwa kegiatan Jambore Pasraman Nasional IV prinsipnya tidak mencari menang, namun tujuan yang mendasar adalah untuk membangun kesadaran dan rasa kepedulian bagi pengelola Pasraman dan umat Hindu se-Jawa Tengah, tentang pentingnya peranan pasraman, dalam menjaga keberlangsungan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.

“Menggalang komitmen dan menyatukan langkah, para pengelola dan peserta didik di lingkungan Pasraman, untuk membangun sikap spiritual, sosial, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai ajaran Agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari,” ucap I Dewa.

Disamping itu, yang terpenting menurut I Dewa adalah menanamkan rasa tanggung jawab Generasi Muda Hindu agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, dalam rangka menyiapkan pembangunan bangsa dan NKRI menuju Generasi Emas Tahun 2045. 

“Untuk kontingen Jawa Tengah selama bertanding dari jenis semua cabang lomba di arena Jambore Pasraman Nasional IV, karena kontingen Jawa Tengah mampu memberikan penampilan terbaik walaupun dalam hasil lomba akhir Jawa Tengah berada diperingkat 4 Nasional, namun sebelumnya di Jambore ke III mendapat juara 2,” terang I Dewa bangga.

Dengan turunnya peringkat Jawa Tengah itu tidak lepas dari meningkatnya kemampuan Pasraman Provinsi Lain, maka Jateng secara rinci mendapatkan empat (4) mendali yaitu mendali Perak pada cabang lomba Outbond, Perungu pada Cipta Lagu Rohani, Perungu pada Pelafalan Doa sehari-hari dan Juara Harapan satu pada lomba Bercerita Keagamaan Hindu, dan ini semua atas dukungan dari semua pihak dan kita siapkan kembali untuk pelaksanaan Jambore Pasrman di tahun berikutnya. Di sela-sela proses pembukaan di hadiri oleh Menteri Agama, Sekjen Kemenag RI, Tokoh Agama dan Ormas Hindhu, terang I Dewa. (ali/wh)