Jangan Kendor: PAIF Kota Magelang Ajak Masyarakat Terapkan Prokes 5M+1D

Kota Magelang – Penyuluh Agama Islam bersinergi dengan kecamatan Magelang Selatan adakan sosialisasi kembali penggalakan prokes 5M+1D di tengah masyarakat yang mengalami kejenuhan selama ini. Kegiatan di laksanakan Rabu (28/07/) jam 09.00 s.d selesai di aula Kecamatan Magelang Selatan, turut hadir dalam acara tersebut Kapolsek , Kasi Tantib, Danposramil, Puskemas, Satlinmas, Babinsa, Babinkamtibmas, Forum polisi Mitra Masyarakat, Penyuluh Agama Islam, dan Perwakilan Warga Masyarakat yang berbarengan dengan pengajuan ijin hajatan di masa perpanjangan PPKM ini.

Acara di buka oleh Kasi Tantib Magelang Selatan Joko, S beliu menyampaikan “Saya mengajak hadirin perwakilan masyarakat yang hadir sekaligus masyarakat yang ijin mengajukan hajatan untuk tetap mengikuti aturan yang ada sebagaimana regulasi yang sudah di sampaikan pemerintah pada hajatan, khususnya penyelenggaraan pernikahan atau resepsi di level 4 yang jelas jelas di tiadakan, Hanya ijab qobul saja” kata Joko.

Penyuluh Agama Islam Fungsional Muhammad  Kholafi  yang mengikuti acara tersebut juga menyampaikan “ Kami mohon kepada masyarakat agar tak lelah dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 melihat adanya kecenderungan kejenuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisas, dan jangan lupa untuk selalu berdoa”ujar Kholafi.

 ” Perlu dibangkitkan kembali untuk 5M ini, kita tidak boleh lelah, kita harus kuat, terutama tokoh masyrakat juga masing masing individu untuk menjadi motor agar masyarakat tetap bangkit, untuk tidak lelah dan tidak lengah,” kata Kholafi.

Khususnya di di daerah  Padat Penduduk, naiknya tren penularan kasus aktif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir salah satu sebab diantaranya masyarakat abai dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker. Karena itu, marilah kita semua untuk mengaktifkan kembali kampanye Prokes 5M+1D di tengah tengah masyarakat” ujar Kholafi mengakhiri. (Kholafi)