Jangan Lupakan Jasa Pensiunan

Pati – Sebagai generasi penerus, kita jangan sekali kali melupakan jasa dan pengabdian para pensiunan, kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Imron saat memberikan sambutan dalam acara perpisahan dengan satu pegawai Kemenag Pati yang memasuki masa purna tugas, Kamis (27/9/2018).

“Jangan pernah melupakan jasa, pengabdian dan pengorbanan para pensiunan karena kita berada disini berkat jasa mereka,” ujarnya dihadapan pada undangan yang hadir dalam acara yang digelar di aula Kantor Kemenag Pati itu.

Untuk itu Imron juga mengajak jajaranya untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan para pensiunan dan meminta dukungan serta doa dari pada pensiunan agar dapat melanjutkan pengabdian sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dengan baik dan amanah.
Menurut dia, sesuai peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1979 dan Undang-undang Nomor 7 tahun 1977, disetiap PNS yang telah mencapai batas usia pensiunan akan diberhentikan dengan hormat sebagai PNS dan berhak memperoleh pensiunan. “pensiun adalah sesuatu yang sudah pasti bagi setiap PNS dengan masa kerja tertentu yang sudah diatur dalam undang-undang, dan hari ini walau dengan berat hati kita harus melepas 1 orang pegawai kita ini,” ujarnya.

Dan untuk ASN pensiunan, Kepala Kemenag berpesan agar selalu berkarya, berbuat yang terbaik sebagai pelayan masyarakat. “Berpisah dalam birokrasi bukan berarti berpisah untuk selama lamanya tetapi ikatan sebagai keluarga besar Kemenag harus tetap terjalin dengan baik,” tuturnya.

Sementara, dalam ungkapan kata pamitan pensiunan, Lasiman menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemenag. Selain itu, ia menyampaikan permohonan maaf seandainya selama menjalankan tugas, terdapat kesalahan yang disengaja maupun tidak.

Lasiman juga menyampaikan permintaan maaf, jika selama bertugas ada kesalahan. Mudah-mudahan tali sitaurrahmi kita tetap berlangsung sebagaimana selama ini telah terjalin, terangnya.

Pelepasan dan perpisahan ditandai dengan penyerahan SK pensiun dan memberikan kenang-kenangan berupa cindera mata sebagai lambang cinta kasih persaudaraan, serta diakhiri ucapan selamat dengan bersalam salaman sehingga membuat haru suasana. (AM/bd)