Janganlah menjadi Ghoniyyun Mutakabbir

Magelang – Menyampaikan zakat, infaq, dan sedekah merupakan keniscayaan dan kewajiban bagi orang yang bertaqwa. Orang yang berkehidupan cukup atau kaya tetapi tidak peduli dengan zakat, infaq, dan sedekah menurut sabda Rasulullah Saw, orang seperti ini termasuk golongan ghoniyyun mutakabbir (orang kaya yang takabur), iman dan taqwanya masih tipis/lemah. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Kudaifah, pada kegiatan Silaturahmi dan Baznas Berbagi Cinta di komplek Kantor Kecamatan Salam, Kamis, (23/02).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin, Camat Salam Indriyanto, Penyelenggara Syariah Khamim Setiawan, Kepala KUA Kecamatan Salam Arif Wicaksono, Muspika Kecamatan Salam, dan tokoh masyarakat.

Menurut Kudaifah, kehadiran Baznas Kabupaten Magelang adalah ingin merubah dan mengajak semua komponen masyarakat khususnya PNI/TNI, perangkat desa, dan kalangan swasta, pengurus Baznas dan semua yang terlibat di dalamnya untuk sadar zakat agar tidak menjadi bagian dari golongan ghoniyyun mutakabbir.

“Baznas secara rutin yang dilaksanakan setiap bulan di beberapa kecamatan mentasyarufkan bantuan kepada fakir miskin, yatim piatu dan lansia, juga kepada sabilillah (guru mengaji) yang sudah berjuang dengan tidak mengenal lelah demi anak-anak yang menjadi harapan masa depan umat muslim, baik sebagai ustad/ustadzah pada TPA/TPQ, Madin, majelis taklim, maupun pondok pesantren yang tersebar di kabupaten Magelang.” kata Kudaifah.

Dalam kegiatan tersebut Baznas Kab. Magelang memberikan bantuan kepada 120 anak yatim dan lansia miskin berupa santuan masing-masing sebesar Rp 250.000. Sedangkan bagi guru mengaji diberikan santunan masing-masing uang sebesar Rp 250.000,00 dan sarung.

Penyelenggara Syariah Khamim Setiawan, menyampaikan  harapannya agar kegiatan tersebut menjadi ladang amal ibadah bagi khususnya muzakki (PNS/TNI, Perangkat Desa, Swasta), Pengurus Baznas dan siapa saja yang terlibat didalamnya.

“Semoga ini menjadi ladang amal bagi para muzakki. Terbukti dengan dilaksanakannya pemberian santunan di Kec. Salam kepada 120 anak yatim piatu, 180 orang guru ngaji dan 25 orang lansia. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan dengan bergiliran di tiap kecamatan yang ada di Kab. Magelang.” katanya. (bams/m45k/Af)