Jaring Peserta Didik Baru Dengan Tryout dan Pentas Seni Budaya

Wonogiri – stigma yang berkembang di masyarakat mengatakan madrasah adalah pilihan kedua setelah sekolah umum ternyata fakta berbicara lain. Banyak prestasi yang di ukir dan ditorehkan siswa-siswi madrasah bahkan mampu menyisihkan siswa-siswi  sekolah umum yang dalam image masyarakat sekolah favorit.

Paradigma saat ini Madrasah sudah harus berbicara tentang kualitas, bukan lagi kuantitas, karena madrasah saat ini mengalami peningkatan jumlah yang signifikan sehingga kualitas harus ditingkatkan agar madrasah tetap dipercaya oleh masyarakat.

Berangkat dari pemikiran tersebut MTs Negeri Nguntoronadi menyelenggarakan Tryout SD/MI dan pentas seni budaya dengan tujuan mengenalkan eksistensi madrasah dan sosialisasi PPDB serta menggugah kreativitas dalam kemandirian peserta didik madrasah, acara di gelar akhir bulan kemarin di halaman madrasah setempat.

Kepala MTsN Nguntoronadi, Rosyad Afandi Rabu (01/03) di temui di sela-sela acara Kankemenag Wonogiri mengatakan, “alhamdulillah antusias masyarakat berbondong-bondong menyambut dan memeriahkan acara  akbar yang di gelar di madrasah tersebut”.

Acara dimulai dengan try out UN untuk siswa kelas 6 SD/MI pada pukul 07.00 – 09.00 WIB yang dikuti oleh 648 peserta dari berbagai kecamatan. Acara dilanjutkan pentas seni budaya dan pembagian door prize.

Semoga acara tersebut bisa semakin bermanfaat untuk masyarakat serta sebagai ajang propaganda atau motivasi yang perlu di sampaikan kepada masyarakat bahwa lulusan madrasah terbukti mempunyai kelebihan di banding dengan sekolah umum. Madrasah lebih berorientasi pada pendidikan moral atau akhlaq yang mampu mencetak generasi sholeh – sholehah tanpa meninggalkan ilmu umum, secara empiris bisa di lihat dan di rasakan banyak alumni yang madrasah yang menjadi menteri, gubernur, bupati dan walikota. (mursyid_heri/Wul)