Jateng Siap Laksanakan SE Menag No.15 Tahun 2021

Semarang (Humas)– Telah terlaksana Sosialisasi SE Menag No. 15 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Sholat Idul Adha 1442H/ 2021 M dan Pelaksanaan Qurban di Masa Pandemi Covid-19 di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag Prov. Jateng pada Jumat (25/06).

Sosialisasi dibuka dengan sambutan oleh Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta’in Ahmad yang menegaskan bahwasanya dengan adanya peningkatan wabah covid-19 kiranya jajaran Kementerian Agama menjadi teladan dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kita semua harus mampu menjadi teladan penerapan protokol kesehatan khususnya pentatakelolaan penyelenggaraan di rumah ibadah. Hal ini diatur dalam SE Menag no. 13 tahun 2021,” tegasnya.

“Sebentar lagi kita akan menghadapi hari besar yakni Hari Raya Idul Adha maka Menteri Agama mengeluarkan Panduan Pelaksaan Ibadah Idul Adha dengan SE Menag no. 15 tahun 2021, maka pada hari ini kita akan mendapat pengarahan langsung dari Dirjen Bimas Islam Kemenag RI,” imbuh Kakanwil.

Sosialisasi serta pembinaan diberikan oleh Phil. H. Kamaruddin selaku Dirjen Bimas Islam Kemenag RI. Tampak hadir juga Wibowo Prasetyo selaku Staff Khusus Kemenag RI, Perwakilan dari Gubernur Jawa Tengah, Kabag TU dan Para Kabid di Kanwil Kemenag Prov. Jateng, Perwakilan dari Polda Prov. Jateng, Perwakilan dari Pangdam IV Diponegoro, Ketua MUI Prov. Jateng, Ketua PW NU Prov. Jateng, Ketua PW Muhammadiyah Prov. Jateng, Ketua PPW LDII Prov. Jateng, Ketua DMI Prov. Jateng, Ketua Satgas Covid 19 Prov. Jateng, Kepala Satpol PP Semarang serta Kakankemenag se-Jawa Tengah.

“Bukan sholatnya yg di larang, dan bukan ke tempat ibadahnya yang dilarang namun substansinya ketika berkerumun itulah yang dilarang, saya yakin masyarakat bisa mematuhinya,” ucap Kamaruddin.

“Kementerian Agama harus pro aktif untuk berkomunikasi dengan satgas covid, semuanya harus bersinergi dan berkolaborasi,” imbuhnya.

Diharapkan SE ini menjadi bacaan yang wajib untuk dipahami supaya pelaksanaan sholat Idul Adha 1442 H/2021 M dan pelaksanan qurban dapat terjalankan dengan baik tanpa menambah jumlah angkat positif covid-19 di Jawa Tengah dan seluruh Indonesia. (pqq)