Jateng terima kunker PHU Kanwil Kaltim

Semarang – Operasional embarkasi dan debarkasi merupakan salah satu urutan proses penyelenggaraan ibadah haji. Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini embarkasi/debarkasi Solo (SOC) merupakan salah satu diantara embarkasi yang memberangkatkan jamaah haji terbesar di Indonesia setelah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat, hal ini menjadi pertimbangan Kanwil Kemenag Provinsi lain untuk melakukan studi banding atau alih informasi terhadap proses pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji di embarkasi/debarkasi di Jawa Tengah. Hal tersebut yang melatar belakangi Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur untuk mengunjungi Jawa Tengah untuk melakukan kunjungan kerja pada hari Senin (28/12) untuk menimba informasi terkait dengan proses penyelenggaraan ibadah haji di Jawa Tengah.

Hadir dalam kunjungan kerja tersebut dari Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Prov. Kalimantan Timur, Kasi Pembinaan Haji Djahran dan Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji Abdul Manan beserta pegawai bidang PHU Kanwil Kemenag Kalimantan Timur. Kunjungan tersebut diterima oleh Kabid PHU Kanwil Kemenag Prov. Jateng Noor Badi beserta jajarannya di Aula Bidang PHU Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

“Bahwa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2015, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan Juknis Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Solo Nomor 2321 Tahun 2015, hal tersebut sebagai upaya penjabaran dari Prosedur Tetap Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (Protap PPIH) sebagai acuan dan pedoman bagi seluruh unsur panitia pelaksana dalam melaksanakan tugasnya, agar lebih mudah, lancar, berdaya guna dan berhasil guna.” Demikian diungkapkan Noor Badi saat menerima kunjungan kerja tersebut.

Abdul Manan selaku Kasi Pendaftaran dan Dokumen Bidang PHU Kanwil Kemenag Kaltim meyampaikan tujuan dari kunjungan kerja tersebut adalah dalam rangka meggali informasi terkait kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji di Jawa Tengah yang akan menjadi bahan masukan bagi Kanwil Kemenag Kaltim untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji. Adapun Jamaah Haji dari Kalimantan Timur ini diberangkatkan dari Embarkasi Balikpapan, sedangkan Embarkasi Balikpapan sendiri melayani para jamaah haji yang berasal dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

“Kunci dari suksesnya penyelenggaraan ibadah haji di Jawa Tengah adalah adanya koordinasi antar instansi terkait yaitu Kantor Imigrasi, Kantor Bea Cukai, Dinas Perhubungan, KKP, Angkasa Pura, Garuda Indonesia serta panitia yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) PPIH Embarkasi/Debarkasi,” tambah Noor Badi.

Setelah kunjungan ke Provinsi Jawa Tengah rencana rombongan akan melanjutkan perjalanan kunjungan kerja ke Provinsi DIY yang mana masih dalam satu embarkasi dengan provinsi Jawa Tengah yang tergabung dalam Embarkasi Solo (SOC).

Dalam kesempatan lain, saat ini bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah sudah mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1437H/2016M yakni dimulainya pengumpulan lembar merah setoran awal jamaah calon haji dari 35 Kankemenag Kab/Ko di Jawa Tengah yang kemudian akan dikirim ke Ditjen PHU Kemenag RI. (nas)