Jawa Tengah Gelar Seleksi PPMN III

Semarang – Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan untuk menginternalisasikan nilai ketuhanan, kebudayaan, kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, dan kemandirian pada peserta didik.

Diharapkan nilai-nilai dalam sikap dan keterampilan sebagai muatan Kurikulum 2013 dan muatan Pendidikan Kepramukaan dapat bersinergi secara koheren. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah pada Pembukaan Seleksi Peserta Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) Provinsi Jawa Tengah sore hari ini di Pusdiklat Pramuka “Candra Bhirawa” Gunungpati Kota Semarang.

Seleksi diikuti oleh 6 sangga putra dan 6 sangga putri MA se-Jawa Tengah mulai hari ini dan berakhir tanggal 22 April 2017. Panca upacara pembukaan tersebut hadir Ketua Kwarda Jawa Tengah, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah beserta para Kepala Seksi, dan para Kepala Madrasah Aliyah Negeri se-Jawa Tengah.

Disampaikan Farhani, dalam kerangka pembinaan Gerakan Pramuka di Madrasah, yang disiapkan untuk menjadi kader pemimpin pembangunan yang shalih shalihah, baik dilingkungan Gerakan Pramuka, Madrasah maupun di lingkungan masyarakat sangatlah tepat Kementerian Agama menggagas dan melaksanakan program PPMN. 

“Perkemahan Pramuka Madrasah tidak hanya sebagai sarana pembinaan Pramuka penegak yang menitikberatkan pada pengembangan diri pada sisi mental, fisik tetapi juga intelektual, spiritual dan sosial baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat dengan membekali anggota pramuka dengan pengetahuan dan keterampilan potensial yang selaras dengan kebutuhan generasi muda saat ini,” jelas Farhani.

Kakanwil berharap dengan kegiatan seleksi ini mampu menghasilkan juara yang benar-benar mumpuni secara fisik, mental, intelektual, spiritual maupun sosial dan mampu berjuang demi membawa nama baik Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah dan mampu mempertahankan juara umum.

Usai menyampaikan sambutan, kegiatan dibuka secara resmi ditandai dengan pemukulan kenthongan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, didampingi oleh Ka Kwarda Jawa Tengah, Kabid Pendidikan Madrasah dan Ketua KKMA Jawa Tengah. (fat/gt)