Jelang FASI, Kemenag dan Badko TPQ Adakan Teknikal Meeting

Kota Magelang – Jelang Festival Anak Sholeh Indonesia, Badan koordinasi Taman Pendidikan Al-quran atau Badko TPQ  Kota Magelang mengadakan teknikal meeting, Jum’at (02/11) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Magelang. Dalam agenda tahunan ini, Fasi akan diadakan pada tanggal 6 – 7 November 2018 besok di Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Pemerintah Kota Magelang, dalam hal ini Kesra dan Kementerian Agama bersinergi serta mendukung sepenuhnya even ini, tentunya dalam mendukung kota layak anak, serta mewujudkan  visi misinya yaitu “Magelang sebagai Kota Jasa yang Modern dan Cerdas dilandasi Masyarakat Sejahtera Religius.“  

Fasi merupakan pagelaran lomba kreatifitas santri Taman Kanak kanak Alquran, Taman Pendidikan Alquran, dan Santri Ta’limul Qir’an Lil Aulad. Untuk tahun ini, FASI akan diselenggarakan di tengah perkampungan dengan tujuan agar lebih di kenal masyarakat, memahami bagaimana meningkatkan kualitas dan menambah pengetahuan masyarakat dalam kegiatan keagamaan.

Turut hadir dalam teknikal meeting, semua ustad-ustadzah perwakilan TPQ seluruh se Kota Magelang. Ketua badan koordinasi Taman Pendidikan Alquran, H. Ahmad Wildan, memimpin langsung acara tersebut.

“Terimakasih kepada seluruh perwakilan Ustad- ustadzah TPQ se kota Magelang yang telah hadir dan mendengarkan dengan seksama tentang jenis dan peraturan lomba Fasi 2018. Lomba kali ini di bagi dua sesi, hari pertama jenis lombanya adalah Tartil putra putri, Peragaan sholat jamaah, cerdas cermat Islami, Tafidz putra putri TKQ/TQA, Tilawah putra putri, mewarnai dan menggambar, nasyid. Sedangkan untuk hari kedua akan dilombakan Pildacil putra putri, Puitisasi Islami, Bercerita, Rebana, Tarjamah Lafdziyah, dan Kaligrafi,” ungkap Wildan.

“Semua telah saya koordinasikan, sehingga tehindar kesalah pahaman dan mari junjung obyektifitas dan sportifitas dalam berlomba,” tegas Wildan.

Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi untuk pendidikan anak selanjutnya, dimana seharusnya dilakukan secara menyeluruh, yaitu dalam berbagai aspek, termasuk didalamnya aspek keagamaan.(Afi/suA)