Jelang Pilpres, Khatib Masjid Agar Berikan Tausiyah Sejukkan Ummat

Rembang – Memasuki tahun politik, masyarakat diimbau untuk menjaga kondusivitas keamanan. Diprediksi, mendekati penyelenggaraan Pilpres dan Pileg tahun depan, situasi bisa mungkin semakin memanas.

Demikian diungkapkan oleh Kapolres Rembang, AKBP Pungky Buana Santoso dalam acara Silaturahmi Akbar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Rembang yang diselenggarakan oleh Polres Rembang, Rabu (27/9/2018) di Madrasah Mualimin Mualimat Rembang (M3R).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kankemenag Kabupaten Rembang, Atho’illah, Ketua MUI Rembang, Munib Muslih, Ketua DMI Kabupaten Rembang, Musthofa, dan Ketua DMI Kecamatan se-Kabupaten Rembang.

Pungky mengatakan, hiruk pikuk politik sudah mulai banyak terbaca di medsos. Semakin mendekati, dimungkinkan situasi akan semakin memanas. Oleh karena itu, pihaknya memohon DMI untuk memberikan imbauan kepada para khatib masjid, mengajak masyarakat menyelenggarakan kontestasi demokrasi ini dengan damai.

“Tujuh bulan ke depan adalah masa kampanye. Sebanyak 450 orang dari Rembang maju sebagai caleg. Kami berharap, baik caleg maupun pendukungnya tidak saling berwacana negatif, terutama di medsos. Para khatib masjid agar memberikan tausiyah yang menyejukkan,” katanya.

Dia berharap, Rembang akan tetap dalam suasana yang kondusif. “Kami harap, kegiatan masyarakat tetap berjalan dengan aman di tengah ramai-ramainya kegiatan politik,” ungkapnya.

Sementara Munib meminta masjid agak tidak terlibat politik praktis. Sebaliknya, masjid diminta untuk turut memberikan kesejukan kepada masyarakat, menyelenggarakan pesta demokrasi yang damai.

“Politik yang wajib kita bangun adalah politik kebangsaan dan kerakyatan. Yaitu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Bukan politik kekuasaan,” tandas Munib.– iqbd