Jelang UN, MAN Wonogiri Gelar Doa Bersama

Wonogiri – Menjelang ujian nasional (UN) tahun pelajaran 2015/2016, para peserta didik di berbagai sekolah atau madrasah di Kabupaten Wonogiri menggelar doa bersama, Jum’at (01/04). Doa bersama diikuti oleh 159 siswa Kelas XII MAN Wonogiri yang di pimpin Muh Asruri dan Agung Syaiful Umar.

Kepala MAN Wonogiri, Nuri Hartono melalui Wakamad Kurikulum Suratno mengatakan, doa bersama merupakan ikhtiar batin secara spiritual untuk memohon anugerah Allah SWT agar diberikan kemudahan, kelancaran dan sukses, dalam mengerjakan soal-soal ujian. Doa bersama ini, merupakan rangkaian tak terpisahkan dengan ikhtiar secara lahir, yang selama ini telah dilakukan dengan giat belajar.

“Setelah acara doa bersama, juga diberikan motivasi kepada para siswa sebagai pembekalan agar secara mental, mereka sia untuk menghadapi ujian,” jelas Wakamad Kurikulum Suratno.

Saat ini Ujian Nasional masih menjadi salah satu barometer pengukur keberhasilan anak didik di madrasah yaitu dengan melaksanakan evaluasi yang harus di laksanakan dengan jujur, aman, tertib serta peserta didik mampu mengikuti ujian dengan baik dan terus giat belajar.

Sedangkan menurut Kasi Pendidikan Madrasah, Ahmad Farid menghadapi UN, tidak hanya prestasi, namun integritas siswa juga harus dibangun dengan bagus pula.

“Prestasi yes, tapi jujur juga harus. Dua kalimat sederhana itu sarat makna. Yang jelas kita harus mengedepankan integritas, karena prestasi juga harus didasari kejujuran,” katanya Kasi Penmad

Sehingga menurut Ahmad Farid sejalan dengan tema UAMBN tahun ini yaitu ‘Mewujudkan Siswa Madrasah yang Jujur, Berprestasi, dan Bermanfaat’. Dan, pelaksanaannya lebih menekankan pada aspek integritas dan kejujuran. Sehingga harapannya siswa madrasah berada pada garda terdepan dalam keteladanan sikap dan itu tercermin dalam teknis proses ujian.

Adapun untuk peserta Ujian Nasional dan UAMBN dari madrasah tahun ini diikuti oleh, 627 siswa MI, MTs 1.311 siswa, MA 267 siswa. (Mursyid_Heri/gt)