Jelang UNBK, Peserta Didik MAN 1 Tegal Ikuti Istighosah dan Doa Bersama

Tegal (Slawi) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah di depan mata. Awal April 2019 mendatang  UNBK SMA/MA akan dilaksanakan. Semua keperluan dan perlengkapan Ujian sudah di persiapkan dengan matang.  Baik persiapan sarana dan prasarana juga persiapan mental peserta didiknya. Akan tetapi kelancaran, keberhasilan dan kesuksesan ujian bukan hanya bergantung pada hal itu. Hal ini tidak lepas dari Rahmat Allah SWT. Oleh karena itu MAN 1 Tegal beserta segenap civitas Akademika menggelar doa bersama (Istighosah) di Ruang Indoor MAN 1 Tegal, Pada Jum’at (29/03).

Acara Istighosah di buka oleh Kepala MAN 1 Tegal, Nurhayati, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa beliau sangat senang dan bahagia menyaksikan semangat dari seluruh Warga MAN 1 Tegal untuk melaksanakan doa bersama di Indoor. “Acara ini sangat bagus, sebagai bentuk Usaha dalam meraih kesuksesan. Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa untuk menghadapi Ujian Nasional ini peserta didik diharapkan untuk mempersiapkan diri secara lahir batin dan berusaha semaksimal mungkin,” ucapnya.   

Saatnya bagi peserta didik untuk melengkapi persiapannya dengan lantunan doa bersama. Pihak MAN 1 juga telah melakukan banyak hal demi keberhasilan dan kesuksesan Ujian Nasional para peserta didik.  Nurhayati juga mengatakan bahwa telah melihat perjuangan guru dalam mengajar memberikan bekal pembelajaran materi UN. Selain itu juga Madrasah memberikan bimbingan khusus bagi Peserta didik dengan menghadirkan pengajar dari Hiskimat. Bimbingan belajar milik dari salah satu Alumni MAN 1 Tegal. “Semua usaha ini akan sia-sia jika kita tidak kembalikan semua kepada Allah SWT, kita harus menunduk di hadapan Allah dan memohon bantuan Allah SWT,”  tandasnya.

 Selain kegiatan ini, peserta didik sudah mengikuti simulasi UNBK sampai 4 kali dan terkait dengan kesiapan UNBK di MAN 1 Tegal sudah siap 100 persen. “Kalau kesiapan untuk UNBK sudah 100 persen, murid kami yang ikut UNBK itu ada 515 murid,” katanya.

“Dan untuk ruang komputer kami punya 5 ruang labkom dengan jumlah 180 komputer dan ada 5 server utama dan 3 server cadangan,” tambahnya.

Acara istighosah ini dipimpin langsung oleh guru MAN 1 Tegal, Zaenul Falikhin. Ia menambahkan bahwa syarat diterimanya doa-doa kita adalah kita harus melaksanakan perintah-perintah-Nya. Setelah itu beliau mulai memimpin acara Pembacaan Qur’an 30 Juz, dan diakhiri doa Khotmil Qur’an.

“Berdoalah maka Allah akan menerimanya. Semakin banyak kita berdoa maka Allah akan semakin sayang kepada kita. Sehingga apabila Allah sudah sayang, maka Allah akan menerima permohonan umatnya,” ucapnya.

Selanjutnya Acara Istighosah di tuntun oleh KH. Amirudin Pengasuh Pondok Pesantren di Tegalkubur Kecamatan Lebaksiu Kab. Tegal.  KH. Amirudin berpesan selain ikhtiar belajar kita juga harus mengajukan permohonan kepada Allah SWT agar apapun yang kita inginkan dan harapkan mendapatkan ridho Allah dan dikabulkannya. Puncak acara diakhiri dengan doa untuk kesuksesan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Peserta Didik MAN 1 Tegal. (sh/Wul)