Jemaah haji asal Purbalingga meninggal di pesawat

Boyolali – Pulang ke rumah dan bertemu dengan sanak keluarga serta handai taulan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Jemaah haji seusai melaksanakan rangkaian ibadah haji yang penuh dengan perjuangan fisik dan mental. Perasaan itu pasti menyesaki lubuk sanubari bagi setiap Jemaah haji kloter 6 yang baru saja tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali.

Namun rasa itu tidak akan dirasakan oleh salah satu penumpang pesawat GA 6702 yang membawa Jemaah haji asal Kabupaten Banyumas dan Purbalingga. Pasalnya Siti Ngafifah Achmad Sukemi Jemaah haji yang tinggal di Penambongan Rt. 02 Rw. 05 Penambongan Purbalingga, usia 65 tahun dengan nomor passport B0538737 tersebut meninggal di pesawat dalam perjalanan dari Jeddah menuju Boyolali (30/09).

Menurut informasi dari pesan elektronik media sosial (medsos) yang diterima Ketua PPIH Debarkasi Solo Ahmadi dari kepala Bidang PHU Aceh memastikan bahwa Siti Ngafifah Achmad Sukemi jemaah haji kloter 6 dengan manifest penerbangan nomor 243, dinyatakan telah meninggal dunia di dalam pesawat dalam penerbangan dari Jeddah menuju Aceh, saat ini (30/09) jenazah berada di RSU. Zainoel Abidin Aceh untuk dimandikan, dikafani dan dimasukan dalam peti yang akan diterbangkan dengan kloter selanjutnya.

Pada saat yang bersamaan ada 2 (dua) Jemaah haji asal Purbalingga juga terpaksa diturunkan di Aceh dikarenakan sakit, mereka adalah Sajudi Achmaddireja yang menderita sakit dengan diagnosa sesak napas yang disebabkan adanya infeksi paru dan ditemani isterinya Siti Chasanah Tirtawireja, selanjutnya Sajudi di bawa ke RSU. Zainal Abidin Aceh untuk mendapatkan perawatan instentif sampai dengan mendapatkan rekomendasi boleh pulang dari Kantor Kesehatan kelautan (KKP) Aceh.

Kloter 6 berisi Jemaah haji asal Kabupaten Banyumas, Cilacap dan Purbalingga ini sewaktu diberangkatkan berjumlah 356 orang, saat tiba sesuai manifest berjumlah 355 dengan keterangan 1 jemaah sakit dirawat di BPHI Jeddah, 3 jemaah masih berada di RSU. Zaenal Abidin Aceh dengan rincian 1 jemaah wafat, 1 jemaah sakit dan 1 jemaah pendamping. Sampai dengan kloter 6 jumlah kedatangan Jemaah Haji Debarkasi Solo sebanyak 2,135 orang, sedangkan Jemaah haji yang terpaksa dirujuk di RS. Moewardi sebanyak 3 orang dan RSU. Zainal Abidin Aceh 1 orang, sedang untuk total Jemaah haji yang meninggal 35 orang.

Adapun Jemaah Haji Debarkasi Solo yang menjadi korban dalam musibah Mina berjumlah 9 orang dengan rincian 3 jemaah meninggal dan 6 jemaah belum kembali ke maktab sampai dengan saat ini. (gt)