Jemaah Haji Jadilah Teladan Bagi Masyarakat

Wonogiri – Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Bambang Hariyadi didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri Fatonah, Ketua MUI, Kabag Kesra menyambut kedatangan rombongan jemaah haji Kabupaten Wonogiri yang tergabung kelompok terbang (kloter) 55  SOC sebanyak 52 orang, Minggu (09/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri.

Sebelumnya Wakil Bupati Wonogiri Edi Santosa juga menerima kedatangan rombongan jemaah haji Kabupaten Wonogiri yang tergabung kloter 18  SOC sebanyak 354 orang, Minggu (25/9) di tempat yang sama.

Walaupun dini hari antusiasme masyarakat dan keluarga begitu tinggi menyambut kedatangan para tamu Allah jemaah haji Kabupaten Wonogiri. Namun demikian karena kesigapan para petugas situasi tetap terkendali dan penyambutan kedatangan jemaah berjalan tertib dan Lancar.

Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Bambang Hariyadi mengucapkan selamat datang kepada para jemaah haji dan menyampaikan bahwa  ibadah haji merupakan dambaan setiap muslim, karena kesempurnaan sebagai seorang muslim dapat dirasakan setelah menunaikan ibadah haji.

Setiap orang yang menunaikan ibadah haji berharap menjadi haji yang mabrur, tentu saja untuk meraih haji yang mabrur tidaklah ringan tantangan dan ujian yang harus di hadapi, maka sesampainya di tanah air harus mampu membumikan keshalehan yang di lakukan di tanah suci.

“Mudah-mudahan seluruh jemaah haji Kabupaten Wonogiri menjadi haji yang mabrur dan semakin meningkat kataqwaannya kepada Allah SWT,” ucap Bambang Haryadi.

Kepada para jemaah yang baru kembali dari tanah suci makkah agar dapat meningkatkan ketaqwaan dan kesholehan, serta menjadi teladan bagi masyarakat di lingkungan sekitar dan bisa memberikan nilai positif dalam rangka pembangunan di Kabupaten Wonogiri terutama pembangunan mental dan spritual masyarakat kita.  

Selain itu beliau juga berpesan agar nilai kemabruran haji harusnya tidak hanya di rasakan yang bersangkutan untuk mendapatkan pahala dan balasan surga di akhirat kelak, tetapi setidaknya melalui perilaku terpuji yang selalu di tampilkan oleh mereka yang telah menjalankan ibadah haji secara sungguh, sabar dan ikhlas, memberi kesejukan dan kemanfaatan bagi muslim lain serta menjaga lisan. (Mursyid_Heri/gt)